Penampakan Terkini Omran, Bocah Suriah yang Berlumuran Darah

Reporter : Sandy Mahaputra
Kamis, 8 Juni 2017 11:30
Penampakan Terkini Omran, Bocah Suriah yang Berlumuran Darah
Saat itu Omran berusia tiga tahun. Dia menjadi ikon global pada Agustus lalu setelah rumahnya dibom oleh pasukan rezim Rusia atau Suriah pada bulan-bulan terakhir pengepungan Aleppo.

Dream - Masih ingat dengan Omran Daqneesh? Bocah asal Suriah yang fotonya pernah menjadi simbol penderitaan warga Aleppo.

Saat itu Omran berusia tiga tahun. Dia menjadi ikon global pada Agustus lalu setelah rumahnya dibom oleh pasukan rezim Rusia atau Suriah pada bulan-bulan terakhir pengepungan Aleppo.

Akibat pemboman tersebut, keluarga Omran banyak yang tewas meski dia sendiri selamat. Saat diselamatkan, Omran dalam keadaan yang memilukan.

Seluruh tubuhnya terbalut debu dan lelehan darah yang terus mengalir dari kepalanya yang terluka. Dia hanya duduk terdiam di kursi mobil ambulans yang membawanya ke rumah sakit.

Namun baru-baru ini muncul fotonya pada hari Senin lalu yang memperlihatkan Omran dalam kondisi sehat dan bugar sedang duduk di atas pangkuan ayahnya.

Foto terbaru Omran itu dibagikan oleh Raf Sanchez melalui akun @rafsanchez di Twitter.

" Foto terbaru Omran Daqneesh, anak kecil yang jadi simbol penderitaan Aleppo telah muncul," tulis Sanchez di Twitter.

1 dari 2 halaman

Mencukur Habis Rambut Anaknya

Foto Omran duduk di ambulans dengan kondisi yang memilukan telah digunakan secara luas untuk menggambarkan kebrutalan rezim presiden Bashar Assad dalam usahanya menguasai kembali Aleppo Timur dari tangan pejuang Muslim.

Namun keluarga Omran dilaporkan tetap loyal terhadap pemerintahan rezim selama pengepungan.

Mereka menolak semua wawancara yang diajukan media dan memilih mengungsi ke Aleppo Barat yang masih dikuasai pasukan pemerintahan Suriah.

Dalam sebuah wawancara bersama stasiun televisi pro pemerintah, ayah Omran mengatakan pejuang Muslim dan media internasional berusaha memanfaatkan kondisi putranya untuk menyerang pemerintahan Assad.

" Mereka ingin menukar darahnya dan mempublikasikan fotonya," katanya. Ayah Omran mengatakan dia terpaksa mencukur habis rambut anaknya untuk menghindari media.

2 dari 2 halaman

Kehidupannya Sekarang...

Namun banyak yang menduga keluarga Omran terpaksa melakukan wawancara demi keselamatan mereka.

Kinana Allouche, seorang jurnalis pro pemerintah Suriah, mengunggah foto dirinya mewawancarai keluarga Omran.

Allouche mengatakan bahwa ada penyesatan yang dilakukan media tentang Omran.

" Omran sebenarnya terkena bom yang diluncurkan oleh Suriah (pejuang Muslim)," tulis Allouche di bawah foto tersebut.

" Sekarang dia tinggal di negara Suriah bersama dengan pasukan, pemimpin dan keluarganya," tambahnya.

Pengepungan Aleppo berakhir pada Desember tahun lalu. Namun kakak Omran yang berusia 10 tahun, Ali, tewas dalam pengepungan tersebut.

(Sah/Sumber: telegraph.co.uk)

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone