Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus bekerja melakukan pelacakan terhadap jemaah haji Indonesia yang menjadi korban tragedi Mina. Jumlah korban yang meninggal juga semakin bertambah.
Berdasarkan data terbaru PPIH Arab Saudi pada Kamis, 1 Oktober 2015 dini hari, dua jemaah haji Indonesia berhasil diidentifikasi sebagai korban tragedi yang menewaskan ratusan jemaah haji. Data ini menambah jumlah korban dari Indonesia menjadi 59 orang yang terbagi atas 55 jemaah haji dan 4 orang WNI yang bermukim di sana.
Dua jemaah wafat yang baru teridentifikasi bernama Abdul Wahab Idris Jafar (BTH 14/A2708444) dan Hosen Ibrohim Nimat (SUB 48/B1023186).
Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekah PPIH Arab Saudi Arsyad Hidayat mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan otoritas Arab Saudi terkait kemungkinan membawa jenazah ke Tanah Air. Tetapi, Arsyad melihat ada kecenderungan jemaah haji Indonesia justru lebih memilih untuk memakamkan jenazah keluarganya yang wafat di kota suci Mekah.
Menurut Arsyad, usia jenazah yang sudah memasuki tujuh hari membuat pihak Muashim memutuskan segera memakamkan jenazah yang teridentifikasi sejak Senin, 28 September 2015 lalu.
" Ini sebagai upaya pihak Muashim menindaklanjuti arahan Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengenai menularnya wabah penyakit yang tidak diinginkan," ujar Arsyad, Kamis, 1 Oktober 2015.
Sementara terkait jemaah yang mengalami luka, Arsyad menerangkan terdapat satu jemaah yang telah kembali ke kelompok terbangnya (kloter). Satu orang itu bernama Murtiningsih Neman Sunar Akun, jemaah kloter 48 embarkasi Surabaya (SUB 48).
" Dengan demikian, jemaah cedera yang masih dirawat di rumah sakit tinggal empat orang," kata dia.
Arsyad berharap jemaah haji yang cedera akibat tragedi Mina dapat menyempurnakan ibadahnya. Jika belum ke kota Madinah, jemaah bisa tetap meneruskan perjalanannya ke sana sekaligus melaksanakan ziarah ke Makam Rasulullah dan menyelesaikan ibadah Arbain.
Adapun jumlah jemaah haji yang dilaporkan belum kembali, berkurang dari yang semula dilaporkan sebanyak 78 orang menjadi 74 orang dengan rincian sebagai berikut:
1. Kloter BPN 5 sebanyak 1 orang;
2. Kloter BTH 14 sebanyak 8 orang;
3. Kloter JKG 33 sebanyak 1 orang;
4. Kloter JKS 21 sebanyak 2 orang;
5. Kloter JKS 61 sebanyak 37 orang;
6. Kloter LOP 9 sebanyak 1 orang;
7. Kloter SOC 62 sebanyak 6 orang;
8. Kloter SUB 28 sebanyak 4 orang;
9. Kloter SUB 48 sebanyak 6 orang;
10. Kloter SUB 61 sebanyak 1 orang;
11. Kloter UPG 10 sebanyak 4 orang;
12. Kloter JKG 35 sebanyak 1 orang;
13. Kloter BTH 15 sebanyak 1 orang; dan
14. Kloter SUB 34 sebanyak 1 orang.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012