Tiga Wanita Pemberani Ini Bunuh 10 Militan ISIS Setiap Hari

Reporter : Sandy Mahaputra
Selasa, 29 September 2015 10:02
Tiga Wanita Pemberani Ini Bunuh 10 Militan ISIS Setiap Hari
Mereka menyelundupkan diri mereka ke Irak sebelum bergabung pejuang di garis depan untuk menghabisi militan ISIS.

Dream - Tiga pejuang perempuan pemberani melancarkan kampanye pribadi terhadap kelompok teroris ISIS. Ketiganya mengaku telah membunuh hingga 10 militan setiap hari.

Raparin, Roza dan Deijly meninggalkan kehidupan mereka di Turki untuk membantu membendung genosida yang dilakukan ISIS terhadap orang-orang Yazidi di Gunung Sinjar, Irak utara.

" Ketika kami mendengar ISIS datang ke Sinjar dan membunuhi para perempuan, kami datang untuk menghentikan krisis kemanusiaan," kata Roza, 22, kepada MailOnline dilansir Dream, Selasa 29 September 2015.

Pertumpahan darah terhadap Yazidi dimulai tahun lalu ketika ISIS menggerebek rumah dan desa mereka.

Yazidi adalah agama minoritas di Suriah dan Irak yang ditindas dan diteror oleh ISIS. Total 5.270 Yazidi diculik tahun lalu, dan lebih dari 3.000 masih dalam cengkeraman mereka, menurut catatan masyarakat Yazidi.

Banyak perempuan Yazidi yang telah diculik dipaksa menjadi budak seks.

" Mereka melakukan ini pertama-tama untuk menyingkirkan agama Yazidi, dan yang kedua, untuk melakukan hal-hal buruk terhadap perempuan Yazidi," tambah Roza.

Ketiga perempuan menyelundupkan diri mereka ke Irak sebelum bergabung dengan pejuang di garis depan untuk menghabisi militan ISIS.

" Kami kadang-kadang membunuh sepuluh anggota ISIS sehari, saat awal pembebasan Sinjar," kata Raparin.

Dibantu oleh serangan udara Amerika Serikat, para pejuang perempuan ini telah membantu terbukanya jalan bagi kaum Yazidi untuk melarikan diri.

Sementara itu dikhawatirkan ribuan orang telah meninggalkan Eropa untuk bergabung ISIS dalam beberapa tahun terakhir. Mereka termasuk sejumlah warga Inggris.

Aqsa Mahmood, 21, nekat meninggalkan Glasgow untuk menjadi pengantin ISIS di Suriah. Gadis cantik ini bahkan menggunakan media sosial untuk memengaruhi perempuan lainnya untuk bergabung dengan ISIS.

Omar Hussain, 27, meninggalkan kehidupannya sebagai karyawan supermarket di High Wycombe, Buckinghamshire, untuk bergabung menjadi militan ISIS.

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie