Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Insiden Mina
Dream - Pada Minggu, 4 Oktober 2015 pukul 07.00 WAS, tim jemaah haji Indonesia di Arab Saudi kembali menemukan lima orang jemaah haji yang menjadi korban insiden Mina. Kelima jemaah yang ditemukan tersebut atas nama,
1. Nandang Suryana Sulaeman dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor A8406668
2. Entin Rostini Ikin dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor A7919217
3. Supardi Harjodikromo Kerta dari kloter JKS 61 dengan nomor paspor B0929687
4. Ahmat Khalimin Sambudi SOC dari kloter 62 dengan nomor paspor B0877075
5. Juri Makri Monadi dari kloter SUB 28 dengan nomor paspor B1028070
Adapun jumlah jemaah haji yang dilaporkan menjadi 28 orang. Dengan rincian sebagai berikut,
1. Kloter BTH 14 sebanyak 3 orang
2. Kloter JKS 61 sebanyak 17 orang
3. Kloter SOC 62 sebanyak 1 orang
4. Kloter SUB 28 sebanyak 1 orang
5. Kloter SUB 36 sebanyak 2 orang
6. Kloter SUB 48 sebanyak 2 orang
7. Kloter SUB 61 sebanyak 1 orang
8. Kloter UPG 10 sebanyak 1 orang
Dengan ditemukannya lima jenazah ini, maka total jemaah haji Indonesia yang wafat dalam insiden mina berjumlah 100 orang. Menurut Kepala Daerah Kerja Mekah Arsyad Hidayat, hingga hari ke-10 pasca terjadinya insiden Mina, tim haji Indonesia telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 126 jemaah haji (82 persen).
" Sebanyak 100 orang wafat, yang terdiri dari 95 jemaah haji wafat dan lima orang mukimin, enam orang jemaah yang dirawat di rumah sakit, dan 25 orang telah kembali ke kloternya," jelasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya