CONNECT WITH US!

Korut Siap Balas AS dengan `Hujan Api`

Reporter : Ahmad Baiquni | Kamis, 12 Oktober 2017 19:02
Menlu Korut Ri Yong Jo (Telegraph.co.uk)
Menlu Korut Ri Yong Jo menyebut Presiden Trump sudah menyulut sumbu perang.

Dream - Perang kata-kata antara Korea Utara dengan Amerika Serikat semakin memanas. Apalagi setelah Presiden Donald Trump menyinggung program nuklir negara Korut. Perkataan itu dianggap menyulut 'sumbu perang'.

Berbicara kepada kantor berita Rusia, TASS, Menteri Luar Negeri Korut Ri Yong Ho menyatakan program nuklir yang dikembangkan negaranya menjamin adanya perdamaian dan keamanan di sekitar kawasan. 

" Dengan pernyataannya yang berani dan gila di PBB, Trump, anda telah menyulut sumbu perang melawan kami," kata Ri.

" Kami harus menyelesaikannya dengan skor akhir, hanya dengan hujan api, bukan kata-kata."  

Dalam sidang Majelis Umum PBB, Trump menyatakan akan menjalankan penghancuran total terhadap Korut jika program itu menyerang AS.

Bulan lalu, Ri juga mengatakan Trump telah mendeklarasikan perang melalui Twitter dengan menyebut pemimpin Korut, Kim Jong Un, " tidak akan bertahan lama."

" Kami hampir mencapai titik akhir untuk mencapai tujuan utama kami, untuk memiliki kekuatan setara dengan AS," ucap Ri.

" Posisi prinsip kami adalah kami tidak akan pernah sepakat pada setiap pembicaraan yang menempatkan senjata nuklir kami sebagai subjek negosiasi," kata Ri melanjutkan.

Ri menjuluki Trump sebagai 'presiden setan' dan komentarnya cenderung memicu ketegangan antara Presiden AS dengan Kim.

Ketegangan antara Korut dengan AS meningkat dalam beberapa pekan terakhir seputar program senjata nuklir dan rudal Pyongyang.

Korut telah menguji coba sejumlah rudal dan mengetes ledakan bom hidrogen untuk mengembangkan rudal nuklir yang mampu mencapai AS.

(ism, Sumber: Telegraph)

Laporan Khusus - Pertumbuhan Muslim di Benua Biru