Lagi! Apotek Senopati Ditabrak Mobil

Reporter : Maulana Kautsar
Sabtu, 28 Desember 2019 12:23
Lagi! Apotek Senopati Ditabrak Mobil
Saksi mata menyebut tak ada korban jiwa atas kecelakaan ini.

Dream - Untuk kesekian kali, Apotek Senopati dihantam mobil BMW bernomor polisi B 610 MAG Sabtu subuh, 28 Desember 2019.

Saksi mata, Agus, menceritakan mobil tersebut melaju dari arah Jalan Gunawarman dengan kecepatan tinggi.

" Langsung lurus ke sini nabrak," kata Agus, Sabtu, 28 Desember 2019.

Agus mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Meski begitu, kaca bagian depan apotek pecah berhamburan.

Mobil rusak parah. Agus menyebut, ada sejumlah orang di dalam mobil itu. Saat kejadian pengemudi sempat ditanya warga tapi bicaranya tak begitu jelas.

" Setahu saya kurang lebih denger-dengar ada lima orang di mobil, campur cewek cowok. Tapi yang nyetir cowok," kata dia.

Polisi masih mendalami sebab kecelakaan. Pengemudi masih diminta keterangan.

Sumber: Merdeka.com/Tri Yuniwati Lestari

1 dari 6 halaman

Mobil Tabrak Apotek di Senopati, Satpam Tewas

Dream - Kecelakaan tunggal yang melibatkan satu unit mobil Nissan Livina bernomor polisi B 2794 STF terjadi di Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu 27 Oktober 2019, pukul 03.30 WIB. Mobil tersebut menabrak apotek dan menewaskan seorang satpam apotek.

Kepala Sub Direktrorat Penegakan Hukum Polda Metro Jaya, Kompol Fahri Siregar, mengatakan, sopir Nissan Livina tersebut bernama Putri Kalingga Hermawan, 21 tahun. Sementara itu, korban bernama Asep Kamil, 50 tahun, petugas keamanan apotek.

Fahri mengatakan, kecelakaan itu terjadi karena Putri mengalami hilang kendali. Mobil yang ditumpangi Putri melaju dari arah selatan ke utara.

" Sesampainya di pertigaan di depan Apotek Senopati tidak konsentrasi dan tidak bisa mengendalikan kendaraannya menabrak trotoar selanjutnya kendaraan tetap melaju ke depan menabrak bangunan gedung Apotek Senopati," ujar Fahri, dilaporkan Merdeka.com.

Tabrakan tersebut mengakibatkan bangunan apotek bagian depan serta satu unit sepeda motor rusak parah. Jenazah Asep dibawa ke RS Fatmawati. Sedangkan, kasus ditangani Polres Metro Jakarta Selatan.

Sumber: Merdeka.com/Henny Rachma Sari

2 dari 6 halaman

Lima Menit Sebelum Satpam Apotek Senopati Tewas Ditabrak Mobil

Dream - Asep Kamil, petugas keamanan Apotek Senopati, menjadi korban kecelakaan. Petugas keamanan itu ditabrak mobil Nissan Livina yang melaju dan menghancurkan Apotek Senopati.

Penjaga warung kelontong yanag menjadi saksi mata kecelakaan itu, Abdul Somad, mengaku sempat melihat Asep sebelum peristiwa terjadi.

" Pak Asep tuh baru lima menit balik beli rokok dari sini langsung kejadian," dilaporkan Merdeka.com, Minggu, 27 Oktober 2019.

Somad mengatakan, sempat mendengar informasi mobil Nissan Livina itu kejar-kejaran dengan mobil di depannya.

" Sempet kebut-kebutan dengan mobil depannya, mobil City hitam yang ngendarain laki-laki, dia sempet turun kata pegawai saya dan ketawa-tawa," kata dia.

Sebelumnya, jelang subuh, satu unit Nissan Livina bernopol B 2794 STF hilang kendali hingga menerobos apotek Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu, 27 Oktober 2019, sekitar pukul 03.30.

3 dari 6 halaman

Kasubdit Gakum Polda Metro Jaya Kompol Fahri Siregar mengatakan sopir Livina atas nama Putri Kalingga Hermawan (21). Sedangkan, korban Asep Kamil (50) merupakan petugas keamanan apotek.

Ia menjelaskan kronologi kecelakaan saat itu Putri kehilangan kendali saat mengemudikan mobilnya.

" Semula minibus melaju dari arah selatan ke utara sesampainya di pertigaan depan Apotek Senopati tidak konsentrasi dan tidak bisa mengendalikan kendaraannya menabrak trotoar selanjutnya kendaraan tetap melaju kedepan menabrak bangunan gedung Apotek Senopati yang berada di depannya," kata Fahri.

Sumber: Merdeka.com/Tri Yuniwati Lestari

4 dari 6 halaman

Foto Aneh Satu Jam Sebelum Kecelakaan

Dream - Aneh tapi nyata. Itulah yang dialami wanita Malaysia bernama Faizah Mohd Noh yang menjadi korban tabrakan pada 11 Oktober pagi di Taman Wira Mergong, Kota Setar, Kedah.

Wanita 31 tahun itu benar-benar terkejut menemukan dirinya terekam dalam foto kecelakaan. Tak masuk akalnya lagi, foto itu diambil menggunakan ponselnya, satu jam sebelum dirinya kecelakaan.

Semuanya berawal ketika Faizah sedang mengendarai mobil sendirian untuk pergi bekerja dari rumahnya di Langgar ke Kangar, Perlis.

" Saya bekerja di Kangar tetapi tinggal di Kedah, jadi setiap hari perjalanan dari Langgar ke Kangar. Biasanya, Senin sampai Kamis saya menggunakan jalan Sungai Korok. Tetapi saya akan melewati jalan itu karena Kedah setiap hari Jumat libur, sehingga jalan lengang. Lokasi kejadian di lampu merah Insaniah Taman Wira, Mergong," katanya.

Setibanya di lampu lalu lintas, Faizah terus berjalan karena lampu menunjukkan warna hijau. Tapi, tiba-tiba, dari arah berlawanan ada sebuah mobil hendak belok ke kiri.

Faizah tak sempat mengerem dan terjadilah tabrakan di lokasi tersebut. " Akibat tabrakan itu, mobil saya berputar 180 derajat," katanya.

5 dari 6 halaman

Keluar Bersama Tas dan Ponsel

Kecelakaan itu terjadi di depan sebuah masjid sehingga orang-orang di sana datang membantu Faizah. Dia bahan masih ingat orang-orang bertanya apakah dia terluka atau tidak.

" Saya kemudian disuruh keluar lewat pintu penumpang karena pintu pengemudi macet. Saat keluar dari mobil, saya sempat mengambil dan ponsel saya," katanya.

Setelah keluar, Faizah mengaku segera mengambil foto kecelakaannya sebagai bukti pada waktu melapor ke polisi nantinya.

" Tapi saya hanya mengambil foto kecelakaan saya dua kali saja," kata Faizah.

6 dari 6 halaman

Muncul Keanehan di Foto Kecelakaan

Namun, saat melihat foto-foto kecelakaannya di ponsel, Faizah terkejut. Karena foto kecelakaan yang seharus dua gambar, kini menjadi tiga.

Yang membuat Faizah terkejut adalah foto ketiga itu terekam pada jam 6:26 pagi. Sedangkan kecelakaan yang dialaminya terjadi satu jam kemudian atau sekitar pukul 7:30.

Faizah (arah panah pink) terlihat dalam foto yang secara misterius terekam satu jam sebelum kecelakaan.© WOB

Artinya, foto ketiga itu terekam secara misterius satu jam sebelum Faizah mengalami kecelakaan.

Yang lebih menyeramkan adalah di foto ketiga itu ada diri Faizah sedang berbincang-bincang dengan orang-orang yang menolongnya saat kecelakaan satu jam kemudian. 

" Setahu saya, saya tidak pernah memberikan ponsel saya kepada siapa pun saat terjadi kecelakaan," katanya.

Bagaimana Sahabat Dream? Apakah pengalaman Faizah ini benar-benar terjadi atau hanya rekayasa?

(ism, Sumber: World of Buzz)

Beri Komentar