Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wiku Adisasmito (covid19.go.id)
Dream - Lebih dari satu juta peekerja kesehatan di Indonesia telah mendapatkan vaksinasi Covid-19. Pemerintah terus mendorong tenaga kesehatan yang belum mendapatkan vaksinasi untuk mengikuti program tersebut.
Imbauan itu bukan tanpa alasan. Sebab, selama ini para tenaga kesehatanlah yang paling rentan tertular virus corona. Sebab, mereka harus berhadapan atau kontak dengan pasien Covid-19, sehingga rentan tertular Covid-19.
" Vaksinasi akan menjaga dan mencegah penularan antara pasien dengan tenaga kesehatan," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, dikutip dari laman covid19.go.id, Jumat 12 Februari 2021.
Pemerintah, tegas Wiku, berkomitmen penuh untuk mendukung petugas kesehatan dengan cara apapun untuk meringankan beban yang mereka hadapi sehari-hari. Di samping itu, pemerintah terus melakukan langkah terbaik untuk mendapatkan vaksin untuk masyarakat.
Indonesia saat ini telah mendatangkan vaksin Sinovac bikinan China, yang sebelumnya memiliki batasan usia bagi penggunanya. Namun, melihat tingginya angka kematian akibat pandemi, lansia menjadi prioritas program vaksinasi.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah berdiskusi dengan berbagai pemangku kepentingan pada 5 Februari 2021. BPOM mengeluarkan Emergency Use of Authorization (EUA) untuk vaksin Sinovac bagi penduduk usia 60 tahun ke atas.
Lansia akan menerima dua dosis suntikan yang diberikan dalam interval 28 hari. Untuk tahap ini, prioritas akan diberikan kepada tenaga kesehatan lanjut usia yang telah berusia 60 tahun ke atas.
Selain vaksinasi lansia, pemerintah juga menyiapkan vaksinasi tahap ke dua bagi pejabat publik. Untuk tahap ini, PT Biofarma akan memulai produksi vaksin Sinovac.
" Mudah-mudahan Indonesia memiliki suplai yang cukup secara mandiri dan siap menjalankan vaksin tahap selanjutnya, setelah program vaksinasi untuk tenaga kesehatan berakhir," jelas Wiku.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya