Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Letusan Kawah Lumpur Kesongo Kabupaten Blora (Instagram @ndorobeii)
Dream - Kawah lumpur panas Kesongo di Dukuh Sucen, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah meletus dan melontarkan material lumpur. Peristiwa ini menyebabkan empat orang mengalami keracunan gas dan 19 ekor kerbau tertimbun.
" Yang baru ketemu satu kerbau, yang lainnya belum ditemukan," ujar anggota Babinsa Gabusan, Serka Jatmiko, dikutip dari Liputan6.com.
Sementara ini, empat korban yang mengalami keracunan merupakan warga Dukuh Sucen. Mereka keracunan akibat mengirup asap letusan Kesongo.
Lihat postingan ini di Instagram
Tiga korban dilarikan ke puskesmas. Sedangkan satu korban dibawa ke rumah sakit.
" Saudara Marno, Kadis, dan Sukimin langsung dirujuk ke Puskesmas Doplang, sedangkan yang Warino dibawa ke RS Habibullah," kata Jatmiko.
Polisi Hutan di RPH Padas, Agus Rimbawanto, mengatakan detik-detik meletuhnya kawah sangat mengerikan. Agus sedang berada di jarak sekitar 1 kilometer ketika kawah meletus.
" Saya takut mas, saya sempat pegangan kayu jati," kata Agus.
Menurut Agus, durasi letusan sekitar 10 menit. Baginya, letusan tersebut merupakan bencana kawah Kesongo terbesar yang pernah dia saksikan.
" Saya kaget juga, nggak ada apa-apa, nggak ada gejolak apa-apa, tahu-tahu ada suara gemuruh seperti bumi runtuh," ucap Agus.
Agus menilai letusan kawah Kesongo mirip seperti peristiwa di bleduk kuwu Grobogan. Dari kawah Kesongo tersembur gas.
" Informasi yang sudah-sudah, dan informasi dari sesepuh warga setempat, memang itu gas," kata dia.
Agus bercerita tiga tahun lalu pernah terjadi peristiwa serupa di Kesongo. Kala itu, korban tewas sebanyak satu orang.
Salah satu warga, Ardiles, 42 tahun, membenarkan peristiwa letusan kawah Kesongo. Menurut, letusan tidak terjadi setiap tahun.
" Kepercayaan orang sini jika kesongo meletus ada sesuatu pada bulan laboh (kemarau)," kata dia.
Sumber: Liputan6.com/Ahmad Adirin
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan