Kuburan Massal Tahun 1800an Ungkap Pandemi Mengerikan Sebelum Covid-19

Reporter : Ulyaeni Maulida
Kamis, 27 Agustus 2020 16:01
Kuburan Massal Tahun 1800an Ungkap Pandemi Mengerikan Sebelum Covid-19
Jasad-jasad tersebut diduga merupakan korban dari epidemi di wilayah tersebut.

Dream – Kuburan massal ditemukan oleh para arkeolog saat melakukan pengembangan proyek kota di Osaka, Jepang Barat. Diperkirakan sekitar 1.500 orang tewas akibat wabah pada abad ke-19 silam itu.

Pejabat Asosiasi Properti Budaya Kota Osaka yang mempelajari penemuan tersebut mengatakan bahwa mereka menyakini jasad-jasad tersebut adalah orang-orang yang masih berusia muda dan meninggal di akhir 1800-an.

Makam Umeda sendiri adalah salah satu dari tujuh situs pemakaman bersejarah di Kota Osaka. Makam ini ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Dan kembali sebagiannya kembali digali untuk pengembangan proyek dekat stasiun kereta utama.

1 dari 2 halaman

Korban dari epidemi di wilayah tersebut

Ilustrasi© Pexels.com

Penggalian dilakukan sejak awal September 2019. Setelah penelitian serupa juga telah dilakukan pada tahun 2016-2017 dilokasi yang berdekatan.

" Itu adalah penemuan sejarah pertama kami di situs pemakaman Osaka," kata Hirata, salah seorang pejabat di asosiasi.

Seperti penggalian sebelumnya, sisa-sisa dari jasad tersebut menunjukkan luka pada bagian anggota tubuhnya. Memperlihatkan bahwa mereka adalah korban dari epidemi di wilayah tersebut.

Semua jasad tersebut sudah dikeluarkan dari situs penggalian. Dan para ahli kini akan memeriksa lebih lanjut untuk menemukan rincian yang lebih dalam terkait penyebab kematian jasad-jasad itu.

2 dari 2 halaman

Banyak jasad yang dikuburkan dalam sebuah lubang secara bersamaan

Ilustrasi© Pexels.com

Saat ditemukan, banyak dari jenazah yang berada di lubang bundar kecil. Dimana jasad mereka ditumpuk lalu dikubur begitu saja. Para arkeolog menemukan peti mati berisi sisa-sisa jasad, yang menjadi pertanda bahwa mereka dikuburkan bersamaan.

Para ahli juga menemukan sekitar 350 guci. Dan kemungkinan beberapa jasad tersebut juga telah dikremasi. Selain itu ditemukan juga koin, tasbih Buddha, hiasan kepala, sisir, cangkir sake, dan boneka tanah liat yang diyakini dikuburkan bersama jasad tersebut.

 

Beri Komentar