Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Kuburan (Foto: Pexels)
Dream – Kuburan massal ditemukan oleh para arkeolog saat melakukan pengembangan proyek kota di Osaka, Jepang Barat. Diperkirakan sekitar 1.500 orang tewas akibat wabah pada abad ke-19 silam itu.
Pejabat Asosiasi Properti Budaya Kota Osaka yang mempelajari penemuan tersebut mengatakan bahwa mereka menyakini jasad-jasad tersebut adalah orang-orang yang masih berusia muda dan meninggal di akhir 1800-an.
Makam Umeda sendiri adalah salah satu dari tujuh situs pemakaman bersejarah di Kota Osaka. Makam ini ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Dan kembali sebagiannya kembali digali untuk pengembangan proyek dekat stasiun kereta utama.

Penggalian dilakukan sejak awal September 2019. Setelah penelitian serupa juga telah dilakukan pada tahun 2016-2017 dilokasi yang berdekatan.
" Itu adalah penemuan sejarah pertama kami di situs pemakaman Osaka," kata Hirata, salah seorang pejabat di asosiasi.
Seperti penggalian sebelumnya, sisa-sisa dari jasad tersebut menunjukkan luka pada bagian anggota tubuhnya. Memperlihatkan bahwa mereka adalah korban dari epidemi di wilayah tersebut.
Semua jasad tersebut sudah dikeluarkan dari situs penggalian. Dan para ahli kini akan memeriksa lebih lanjut untuk menemukan rincian yang lebih dalam terkait penyebab kematian jasad-jasad itu.

Saat ditemukan, banyak dari jenazah yang berada di lubang bundar kecil. Dimana jasad mereka ditumpuk lalu dikubur begitu saja. Para arkeolog menemukan peti mati berisi sisa-sisa jasad, yang menjadi pertanda bahwa mereka dikuburkan bersamaan.
Para ahli juga menemukan sekitar 350 guci. Dan kemungkinan beberapa jasad tersebut juga telah dikremasi. Selain itu ditemukan juga koin, tasbih Buddha, hiasan kepala, sisir, cangkir sake, dan boneka tanah liat yang diyakini dikuburkan bersama jasad tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya