Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi: Suasana Ramadan Bocah Palestina
Dream - Badan sepak bola Eropa, UEFA, telah memutuskan tidak akan menggelar kompetisi di Israel sebagai akibat krisis keamanan yang sedang berlangsung di negara Yahudi itu. Penundaan semua pertandingan UEFA akan berlangsung hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.
Demikian yang ditulis UEFA dalam situsnya. Sementara itu, UEFA juga mengumumkan keputusan mengenai Ukraina dan Rusia akibat situasi keamanan dan politik di kedua negara itu.
Dalam pernyataannya, UEFA meminta klub Israel yang akan berkompetisi di Eropa untuk mengusulkan tempat-tempat alternatif di luar wilayah Israel. Tempat-tempat itu ditujukan untuk pertandingan laga kandang mereka.
Sejak 7 Juli lalu, pesawat-pesawat tempur Israel membombardir Jalur Gaza dengan dalih untuk mengakhiri serangan roket Palestina. Setidaknya 231 warga Palestina, kebanyakan warga sipil, telah tewas sejauh ini.
Sebagai balasan serangan Israel, faksi perlawanan yang berbasis di Gaza terus menembakkan roket ke Israel. Beberapa di antaranya bahkan telah mencapai ibu kota Israel, Tel Aviv. Salah satu warga Israel tewas akibat serangan roket dari Gaza itu.
Sementara mengenai ketegangan antara Ukraina dan Rusia, UEFA telah mengizinkan kompetisi klub Eropa di kota-kota Ukraina seperti Dnipropetrovsk dan Odesa, selain Kyiv dan Lviv.
Ini berarti FC Dnipro Dnipropetrovsk dan FC Chornomorets Odesa bisa bermain di kandang mereka dalam memasuki babak kualifikasi ketiga Liga Champions dan Liga Eropa UEFA.
UEFA juga setuju terhadap permintaan federasi sepak bola Rusia dan Ukraina agar kedua tim tidak berada dalam satu grup sampai pemberitahuan lebih lanjut. Hal itu demi keselamatan dan keamanan kedua tim. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya