Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Logam `alien` yang terbawa dalam meteor yang memusnahkan dinosaurus di bumi diklaim dapat menyebuhkan kanker. Logam tersebut bernama Iridium.
Dilaporkan Mirror, logam Iridium merupakan elemen langka di dunia. Logam ini dapat meledak dengan bantuan sinar laser. Logam yang meledak menghasilkan oksigen beracun yang dapat mematikan sel tumor, namun tak berbahaya bagi sel-sel sehat.
Eksperimen menunjukkan Iridium dapat menembus inti sel kanker dengan menempel ke albumin protein darah. Hasil eksperimen ini merupakan revolusi dunia pengobatan.
Peneliti Fakultas Kimia di Universitas Warwick, Inggris, Profesor Peter Sadler, takjub dengan kemampuan logam tersebut. Dia menyebut, temuan ini dapat mengurangi dampak dari kemoterapi.
" Jika teknologi ini dapat diterjemahkan ke klinik, mungkin efektif melawan kanker yang resistan dan mengurangi efek samping kemoterapi," kata Sadler.
Sadler mengatakan, logam Iridium dapat digunakan dalam dosis yang lebih kecil. Setelah mengetahui kandungan logam ini, tim peneliti, kata dia akan melanjutkan uji coba ke hewan pra-klinis.
Kemampuan Iridium menghancurkan sel kanker paru-paru diketahui di laboratorium. Tim peneliti menggunakan teknik terapi fotodinamik (photodynamic therapy) untuk memaksimalkan kandungan Iridium.
Cara kerja teknik ini yaitu, fotosensitiser terkena sinar dengan panjang gelombang tertentu, mereka akan menghasilkan bentuk oksigen yang membunuh sel-sel di dekatnya.
Studi yang diterbitkan dalam Angewandte Chemie International Edition menemukan senyawa berbasis Iridium adalah fotosensitiser yang sangat baik.
Iridium aktif kemudian dapat dihidupkan oleh radiasi sinar laser merah.
Sadler percaya logam mulia lain seperti Iridium, yang aman dengan efek samping minimum, berpotensi melawan resistensi sel kanker.
" Sekarang saatnya untuk mencoba menggunakan iridium secara medis yang dikirimkan kepada kita oleh asteroid 66 juta tahun yang lalu," ucap dia.(Sah)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
