Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Pemerintah Malaysia secara resmi melonggarkan lockdown untuk sementara waktu. Umat Islam dibolehkan menggelar sholat jemaah di masjid mulai Jumat kemarin (15 Mei 2020) hingga Hari Raya Idul Fitri, 24 Mei 2020.
Menteri Urusan Agama Malaysia, Zulkifli Mohamad Al-Bakri, mengatakan pelaksanaan sholat berjemaah bisa dilakukan di masjid-masjid Kuala Lumpur dengan jumlah terbatas. Kurang dari 30 orang jemaah saja.
" Meski ibadah dalam Islam tidak terbatas dilakukan di masjid atau mushola, sholat berjamaah memiliki efek mendalam pada perkembangan spiritual umat muslim," jelas Zulkifli dilansir dari Straits Times.
Namun pelonggaran kebijakan sholat berjemaah di masjid hanya diterapkan di 12 negara bagian Malaysia. Hal itu lantaran terjadi karena tiap negara bagian memiliki undang-undang tersendiri terkait urusan agama.
" Mereka bebas untuk melaksanakannya jika mereka mau," tambah Zulkifli.
Sebelumnya, Malaysia telah melarang sholat berjemaah sejak pertengahan Maret setelah lebih dari 2.300 orang terinfeksi virus covid-19. Hal tersebut diketahui lantaran banyaknya orang yang menghadiri pertemuan tabligh akbar di sebuah masjid di Malaysia dengan peserta sekitar 16 ribu orang.
Kasus infeksi virus corona di Malaysia saat ini 6.819 dengan 112 kasus kematian.
Walaupun kasus terinfeksi virus corona sudah dapat dikendalikan, sekolah dan universitas di Malaysia masih diliburkan hingga 9 Juni 2020.
Otoritas kesehatan Malaysia mengidentifikasi adanya enam kluster yang melibatkan sekolah-sekolah Islam dengan 635 siswa dan staf yang dinyatakan positif.
Empat klaster masih terkait dengan tabligh akbar pada bulan Maret lalu.
Dream - Astronot pertama Malaysia, Sheikh Muszaphar Shukor harus meninggalkan pekerjaannya meneliti luar angkasa. Akibat pandemi virus corona serta diberlakukannya lockdown, Muszaphar banting setir menjadi kurir pengantar makanan di sebuah restoran lokal.
Aksinya tersebut ia lakukan demi membantu warga Malaysia di tengah pandemi Covid-19.
Dilansir dari New Straits Times, baru-baru Muszaphar membagikan foto di media sosial. Muszaphar berpose ketika tengah menjadi kurir pengantar makanan Restoran Rebung Dato Chef Ismail.
Sejak penerapan lockdown di Malaysia, restoran tersebut tutup. Tetapi, restoran tersebut kembali dibuka sejak pekan lalu dengan Muszaphar sebagai kurir pengantar makanannya.
Diketahui astronot 47 tahun ini merupakan pemilik dari restoran tersebut. Ia beralih profesi menjadi kurir lantaran ingin membantu Malaysia selama penerapan kebijakan lockdown.
" Kami mulai buka kembali sejak pekan lalu selama masa MCO (lockdown/karantina wilayah) dan saya sendiri akan terjun langsung mengantarkan makanan," kata Muszaphar.
Astronot ini juga membagikan beberapa potretnya mengendarai motor dan mengantar makanan. Momen tersebut sempat membuatnya bernostalgia ketika pertama kali membangun resto tersebut.
" Saya ingat waktu pertama kali pergi ke Pasar Borong Selayang pukul 4 pagi. Saya harus membeli seafood segar setiap hari selama enam bulan terakhir saat baru memulai bisnis," kata Muszaphar.
Saat baru merintis bisnis kuliner dia sendiri yang mengantarkan makanan kepada para pelangganan. Perjuangannya tersebut kini berbuah manis. Resto yang dia rintis bersama Chef Ismail kini telah memiliki 80 karyawan dan berhasil meraih banyak penghargaan.
Meski telah resmi menjadi astronot NASA, Muszaphar tidak lupa dengan tanah kelahirannya. Dia pun memikirkan kondisi lingkungan setempat.
Hal ini yang membuat para warganet kagum dengan kerendahan hati sang astronot tersebut.
Seorang pengguna Twitter sempat menulis, " Dia telah menjadi idola saya sejak saya masih kecil. Sekarang dia juga menjadi kurir makanan. Kerja yang bagus Dia benar-benar orang yang sangat rendah hati."
" Dia tidak memilih-milih pekerjaan. Meskipun ia bisa tinggal dirumah sepanjang hari, dia memutuskan untuk berpartisipasi. Kerja bagus untuk asrtonot kita," kata netizen lainnya.
" Bukankah dia begitu rendah hati? Saya suka membaca tulisan di postingannya. Saya merasa sangat termotivasi setelah melihat posting instagram-nya. Sungguh idola," tulis komentar orang lain.
Muszaphar menjadi orang Malaysia pertama yang mencapai luar angkasa. Dia diterbangkan ke Stasiun Luar Angkasa Internasional di atas Kapal Soyuz TMA-11 pada Oktober 2007.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya