Update Corona 17 Mei 2020, Kasus Pasien Sembuh Mencapai 4.129 Orang

Reporter : Ahmad Baiquni
Minggu, 17 Mei 2020 16:26
Update Corona 17 Mei 2020, Kasus Pasien Sembuh Mencapai 4.129 Orang
Kasus positif bertambah, kini menjadi 17.514 kasus.

Dream - Data kasus virus corona di Indonesia kembali mengalami pergerakan. Terutama pada data pasein sembuh yang terus meningkat.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan hingga Minggu, 17 Mei 2020, sudah ada 187.965 spesimen yang telah diperiksa menggunakan metode real time PCR maupun Tes Cepat Molekuler. Spesimen tersebut diambil dari 140.473 orang.

Yurianto menjelaskan khusus pemeriksaan dengan metode TCM, sudah ada 980 spesimen yang diperiksa. Saat ini sudah ada lebih dari 10 mesin TCM yang telah beroperasi di seluruh Indonesia.

" Konfirmasi Covid-19 positif naik 489 orang sehingga totalnya menjadi 17.514 orang," ujar Yurianto.

Kasus sembuh juga mengalami peningkatan dalam 24 jam terakhir.

" Kasus sembuh meningkat 218 orang sehingga total menjadi 4.129 orang," kata Yurianto.

Sementara angka kematian bertambah sebanyak 59 orang. Dengan demikian, total pasien meninggal akibat virus corona 1.148 orang.

Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini sebayak 270.876 orang. " Pasien Dalam Pengawasan (PDP) adalah 35.800 orang," ucap Yurianto.

Lebih lanjut, Yurianto mengingatkan kasus penularan Covid-19 masih terjadi di tengah masyarakat. " Berarti kasus positif sebagai pembawa virus ini masih berada di tengah-tengah kita," kata dia.

1 dari 5 halaman

Update Corona 16 Mei: Kasus Positif Tembus 17 Ribu, Meninggal 1.089 Orang

Dream - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, merilis data kasus virus Corona per Sabtu, 16 Mei 2020. Jumlah kasus positif pada hari ini bertambah 529 orang.

Sehingga, total akumulatif yang positif terinfeksi Corona Covid-19 sampai saat ini ada 17.025 orang. Data update pasien Corona Covid-19 ini tercatat sejak Jumat, 16 Mei 2020 pukul 12.00 WIB hingga hari ini pukul 12.00 WIB.

Kemudian, ada 108 pasien Covid-19 yang berhasil sembuh pada hari ini. Total menjadi 3.911 pasien yang sembuh dan negatif dari Corona.

" Sedangkan jumlah yang meninggal naik 13 orang, jadi totalnya 1.089," ujar Yurianto melalui konferensi pers daring di Graha BNPB Jakarta.

Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menerbitkan aturan pembatasan kegiatan keluar masuk wilayah Jakarta selama pandemi virus corona Covid-19. Aturan itu tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2020.

Peraturan ini berusaha memperketat keluar masuk orang-orang dari dan menuju Jakarta di tengah pandemi Covid-19.

2 dari 5 halaman

Keluar Masuk Jakarta Harus Ajuan Izin

Mengacu pada peraturan ini, mereka yang tak masuk dalam kelompok masyarakat yang dikecualikan untuk keluar masuk Jakarta mesti mempunyai Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM).

SIKM merupakan surat yang diberikan sebagai dispensasi untuk dapat melakukan kegiatan bepergian keluar dan/atau masuk Provinsi DKI Jakarta selama penetapan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) sebagai bencana nasional.

Pasal 9 peraturan tersebut menerangkan bahwa ada dua jenis SIKM, yakni SIKM yang bersifat perjalanan berulang dan SIKM yang bersifat perjalanan sekali.

SIKM yang bersifat perjalanan berulang diperuntukkan bagi pegawai/pekerja, pelaku usaha, atau orang asing yang berdomisili di Provinsi DKI Jakarta, namun tempat kerja/tempat usaha berada di luar Jabodetabek; atau pegawai/pekerja, pelaku usaha, atau orang asing yang berdomisili di luar Jabodetabek, namun tempat kerja/tempat usaha berada di Provinsi DKI Jakarta.

 

3 dari 5 halaman

Keperluan yang Bersifat mendesak

Sementara SIKM yang bersifat perjalanan sekali diperuntukkan bagi pegawai/pekerja, pelaku usaha, atau orang asing yang melakukan perjalanan dinas keluar Jabodetabek; atau orang, pelaku usaha, atau orang asing yang berdomisili di luar Jabodetabek, namun memiliki:

1. tempat tinggal atau tempat usaha di Provinsi DKI Jakarta; atau

2. keperluan yang bersifat mendesak, antara lain perjalanan pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat atau perjalanan orang yang anggota keluarga intinya sakit keras atau meninggal dunia.

(Sumber: Liputan6.com/)

4 dari 5 halaman

Update Corona 15 Mei 2020, Tren Peningkatan Kasus Positif Menurun

Dream - Tren peningkatan kasus positif virus corona di Indonesia mengalami penurunan. Dalam dua hari terakhir, jumlah penambahan kasus tidak setinggi pada Rabu lalu, 13 Mei 2020.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, merilis data kasus Covid-19 per Jumat, 15 Mei 2020. Menurut dia, sudah ada 178.602 spesimen yang diperiksa dari 132.060 orang, dengan 849 spesimen diperiksa dengan Tes Cepat Molekuler (TCM).

" Pada kinerja hari ini kita mendapatkan kasus konfirmasi Covid-19 yang positif sebanyak 490 orang, sehingga sekarang totalnya menjadi 16.496 orang," kata Yurianto.

Jumlah kasus positif sempat meningkat tajam pada Rabu sebanyak 689 orang menjadi 15.348. Sedangkan pada Kamis, jumlah kasus positif bertambah sebanyak 568 orang sehingga menjadi 16.006 orang.

Sedangkan kasus sembuh pada Jumat bertambah sebanyak 285 orang. Sehingga, akumulasi pasien sembuh mencapai 3.803 orang.

" Kasus meninggal ada 33 orang sehingga totalnya menjadi 1.076 orang," kata dia.

Sementara, Yurianto menyebutkan akumulasi Orang Dalam Pemantauan (ODP) hingga saat ini sebanyak 262.919 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 34.360 orang.

" Data-data ini mencerminkan penambahan kasus positif terkonfirmasi masih terus meningkat," kata dia.

Lebih lanjut, Yurianto menjelaskan ada beberapa daerah memiliki tren penambahan kasus cukup tinggi. " Namun banyak yang tren penambahannya tidak eksponensial terlalu tinggi, tetapi hampir mendatar," terang dia.

5 dari 5 halaman

Update Corona 14 Mei 2020: Pasien Positif Tembus 16 Ribu, Sulsel Nol Kasus Baru

Dream - Achmad Yurianto melaporkan data terbaru penanganan Covid-19 di Indonesia. Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 ini mengatakan saat ini pemeriksaan kasus Covid-19 dijalankan dengan dua cara yaitu real time PCR serta Tes Cepat Molekuler (TCM) dengan menggunakan mesin TCM TB.

Yurianto mengatakan sudah ada 173.690 spesimen yang telah diperiksa menggunakan dua cara tersebut. Khusus dari pemeriksaan TCM, ada 719 spesimen terperiksa.

" Hasil yang kita dapatkan hari ini, maka positif konfirmasi kita dapatkan 568 orang sehingga totalnya menjadi 16.006 orang," ujar Yurianto.

Kasus sembuh, kata dia, meningkat sebanyak 231 orang menjadi 3.518 orang. Sedangkan angka kematian bertambah 15 pasien menjadi 1.043 jiwa.

Akumulasi Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini sebanyak 258.639 orang. Sebagian besar kasus dinyatakan telah selesai dipantau di tiap provinsi.

" Sudah tidak dalam status ODP, tapi ini angka akumulatif," kata dia.

Sedangkan akumulasi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini sebanyak 33.672 orang.

" Sebagian PDP ini sudah selesai karena terkonfirmasi positif maka masuk dalam kasus positif dan terkonfirmasi negatif maka dia tidak akan masuk kasus PDP lagi," terang Yurianto.

 

Beri Komentar