IPB University Luncurkan Software Covid Solver

Reporter : Amrikh Palupi
Minggu, 17 Mei 2020 13:40
IPB University Luncurkan Software Covid Solver
Apa itu Software Covid Solver?

Dream - Institut Pertanian Bogor (IPB University) meluncurkan inovasi dalam upaya menghentikan penyebaran virus corona di Indonesia. Inovasi terbarunya adalah Covid Solver, berupa aplikasi sederhana yang dapat memberikan data melalui Microsoft Excel.

Rektor IPB University, Prof Dr Arif Satria menjelaskan meskipun terjadi pandemi Covid-19, IPB University tetap berupaya menghasilkan inovasi-inovasi dari berbagai disiplin ilmu yang dibutuhkan oleh masyarakat.

" Sebelumnya kami telah menyelesaikan kajian modeling dampak Covid-19 terhadap ekonomi baik makro maupun mikro termasuk pangan," ujar Arif melalui keterangan tertulis diterima Dream.

Inovasi Covid Solver digagas oleh Iman Sugema, dosen IPB University dari Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM), yang juga Kepala Laboratorium Financial and Economics Data Science (The FEDS Lab) IPB University.

“ Covid Solver yang kami kembangkan ini berupa parameter estimation dan data fitting. Melalui system solver yang dikembangkan akan memudahkan bagi pengambil kebijakan karena sistem ini juga mengintegrasikan social behaviour," kata Iman.

Perkembangan sains akan mengarah pada pemanfatan big data, advanced analytic dan data science. Melalui ketiga hal tersebut akan memudahkan proses-proses pengambilan keputusan dengan tingkat ketepatan yang tinggi.

" The FEDS Lab akan terus mengembangkan tools dan juga analisis-analisis yang akan memudahkan bagi pengambilan keputusan terutama di bidang finansial dan ekonomi dengan berbasis data driven policy," jelasnya.

1 dari 5 halaman

Manfaat Inovasi Covid Solver

Ada beberapa manfaat software ini. Pertama, pemodelan covid solver menggunakan pendekatan model epidemiologi yang dirumuskan dalam aplikasi sofware.

Kedua, dapat digunakan untuk memonitor kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah terkait covid-19 apakah sudah bisa melandaikan kurva.

Ketiga, dapat digunakan untuk mengevaluasi kebijakan kapan akan dilakulan pelonggaran, dan terakhir user friendly, sehingga setiap pemerintah daerah dapat menggunakan tools ini.

Rektor IPB University Arif Satria menjelaskan, Covid Solver merupakan kontribusi positif bagi upaya-upaya mengurangi, menurunkan dan menghentikan penyebaran Covid-19 melalui intervensi kebijakan yang tepat, melalui pemodelan.

" Kami berharap Covid Solver ini bisa segera digunakan oleh masyarakat luas," tuturnya.

2 dari 5 halaman

Ilmuwan IPB Ungkap Potensi Minyak Kayu Putih Untuk Cegah Virus Corona

Dream - Pandemi virus corona menciptakan berbagai krisis di berbagai sektor secara global. Apalagi, hingga hari ini vaksin Covid-19 belum juga ditemukan.

Dalam kondisi seperti ini, tindakan yang paling tepat dalam mencegah tertular virus yaitu dengan menjaga kebersihan dan menetapkan physical distancing. Selain itu, berbagai penelitian sudah dilakukan dalam menghadapi virus mematikan ini.

Dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), Hanny Wijaya, memaparkan minyak kayu putih memiliki potensi untuk membantu mencegah tertular virus corona. Dia mendasarkan argumennya pada laporan penelitian Sharma dan Kaur yang berjudul Eucalyptus Essential Oil a Potential Inhibitor of Covid-19 Coronavirus Infection by Molecular Docking Studies.

Penelitian tersebut menjelaskan senyawa 1,8 sineol berpotensi menjadi senyawa yang dapat menghambat Covid-19. Senyawa yang dikenal dengan nama cajuputol adalah senyawa monoterpen yang sering diberitakan memiliki kemampuan anti-inflamasi.

3 dari 5 halaman

Mengandung Antioksidan

Selain itu, senyawa ini memiliki antioksidan yang terbukti dapat berperan sebagai co-medication pada penyakit inflamasi saluran pernafasan seperti asma dan Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD).

" Hasil penelitian ini menguatkan potensi minyak atsiri kayu putih sebagai pencegah virus Covid-19, walau studi ini masih perlu dilanjutkan dengan pembuktian empiris," ujar Hanny, melalui keterangan tertulis.

Senyawa 1,8 sineol terkandung dalam minyak kayu putih atau lebih tepatnya minyak atsiri asli Indonesia. Bahkan senyawa 1,8 sineol dalam minyak kayu putih mencapai 47,61 persen.

4 dari 5 halaman

Pemanfaatan Minyak Kayu Putih

Dewan Atsiri Indonesia menyatakan minyak kayu putih dan minyak ekaliptus didefinisikan serupa, yaitu sebagai minyak yang mengandung 1,8 sineol (sineol). Minyak kayu putih, seperti halnya minyak eukaliptus, diketahui kaya akan 1,8 sineol.

" Penelitian terhadap minyak ekaliptus, yang komposisi senyawa terkandungnya mirip dengan minyak kayu putih, seperti yang dilaporkan baru-baru ini oleh Balitbang Pertanian memiliki kemampuan untuk membunuh 80-100 persen virus corona model," jelasnya.

Minyak kayu putih secara tradisional dimanfaatkan dalam bentuk infused water (tetesan minyak dilarutkan ke dalam air) untuk pengobatan seperti sakit perut, cacingan, batuk dan masuk angin (inflamasi). Minyak kayu putih yang aman dikonsumsi yaitu yang murni dan dalam kadar rendah. Tetapi jarang ada produsen yang mengolah minyak kayu putih murni.

" Belum banyak produk pengolahan minyak kayu putih untuk dikonsumsi di dunia maupun di Indonesia, salah satu produk pengolahan minyak kayu putih sebagai produk pangan ialah permen minyak kayu putih," tutur dia.

5 dari 5 halaman

Hasil penelitian lanjutan menunjukkan bahwa permen ini juga mempunyai potensi untuk menjaga homeostasis mikroflora mulut," Sambungnya, " Selain itu potensinya sebagai penyegar bau mulut (pencegah halitosis) juga telah dibuktikan," ucap Hanny.

Hanny mengatakan permen kayu putih CC yang kaya akan 1,8 sineol diharapkan dapat menjadi alternatif “ konsumsi” minyak kayu putih yang menyenangkan. Juga memberikan kontribusi positif bagi pencegahan virus corona yang efektif mengingat pelepasan senyawa 1,8-sineol akan langsung pada saluran hidung dan tenggorokan (saluran pernafasan).

Berdasarkan data dari badan statistik Worldmeters hingga Rabu, 13 Mei 2020, telah ada 4.357.565 kasus Covid-19 yang tersebar di 212 negara. Sebanyak 293.216 orang meninggal dunia dan 1.611.236 pasien dinyatakan sembuh.

Beri Komentar