Gedung IPB (Shutterstock.com)
Dream - Ratusan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) terjerat pinjaman online untuk usaha penjualan online. Pihak kampus pun sampai membuka posko untuk menangani kondisi tersebut.
" Pertama, membuka posko pengaduan. Kedua, memilah-milah tipe kasus yang ada. Saat ini sedang kami petakan tipe masalahnya," kata Rektor IPB, Arif Satria, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 15 November 2022.
IPB juga menyiapkan bantuan hukum untuk mahasiswa yang tertipu usaha online ini. Selain itu, juga meningkatkan literasi keuangan untuk mahasiswa.
Menurut Arif, IPB sedang berkomunikasi dengan para yang diduga terjerat pinjol.
Kepala Biro Komunikasi IPB, Yatri Indah Kusumastuti, prihatin. Saat ini, kata Indah, para dekan sedang mengumpulkan data, " Dan melakukan crosscheck serta mendalami informasi yang kami peroleh."
Para mahasiswa itu terjerat pinjaman online dengan utang berkisar Rp3 juta hingga Rp13 juta untuk penjualan online yang tidak menguntungkan. Mereka didatangi penagih utang hingga ke rumahnya.
Diduga, para mahasiswa itu terpengaruh oleh kakak tingkatnya untuk masuk ke grup WhatsApp usaha penjualan online. Mereka diminta investasi dengan keuntungan 10 persen perbulan dan meminjam modal dari pinjaman online.
Namun, keuntungan tidak sesuai dengan cicilan yang harus dibayarkan kepada pinjaman online hingga para mahasiswa mulai resah saat ditagih debt collector dan sebagiannya kini berinisiatif melapor ke Polresta Bogor Kota.
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?

Hedonic Treadmill: Mengapa Kebahagiaan Terasa Cepat Berlalu?