Macet Libur Panjang, Polisi Berlakukan One Way Jalur Puncak Bogor

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Rabu, 28 Oktober 2020 11:12
Macet Libur Panjang, Polisi Berlakukan One Way Jalur Puncak Bogor
Polres Bogor memberlakukan one way arah atas

Dream - Situasi lalu lintas di sejumlah kawasan menuju lokasi wisata tampak padat. Hal ini imbas libur panjang cuti bersama sejak hari ini, Rabu, 28 Oktober 2020 hingga Minggu, 1 November 2020.

Laporan Traffic Management Center (TMC) Polres Bogor menyebutkan, arus lalu lintar Puncak, Bogor Jawa Barat tampak padat merayap sejak pagi ini.

Oleh karena itu, Polres Bogor memberlakukan one way arah atas, dari Jakarta menuju Puncak sejak pukul 07.25 WIB.

" Situasi jalur puncak saat ini, Rabu, 28/10/2020 pukul 07.25 WIB," dikutip dari story instagram @TMCPolresBogor dengan mengunggah foto kepadatan lalu lintas.

 

 

1 dari 3 halaman

Sementara itu, di waktu yang sama, TMC Polda Metro Jaya melaporkan, situasi lalu lintas di Tol Lingkar Luar Jati Asih, Cikampek terpantau padat.

Update terkini dilansir dari akun twitter resmi TMC Polda Metro Jaya, pukul 07.49 WIB, Tol layang Japek arah Bandung sudah ditutup. Pengendara dialihkan melalui jalur bawah.

 

2 dari 3 halaman

Jabar Siaga Satu Libur Panjang, Siapkan Swab dan Rapid Test Acak

Dream - Jawa Barat ditetapkan dalam status Siaga I menghadapi masa libur panjang. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 akibat aktivitas liburan.

Pemerintah Provinsi Jabar akan menerapkan swab dan rapid test acak bagi para wisatawan. Polisi juga bersiaga di sejumlah titik strategis terutama gerbang masuk destinasi wisata mulai Selasa, 27 Oktober 2020.

" Polisi sudah bergerak ke lapangan untuk mengamankan di tol, dipusatkan di Cikopo, penebalan (anggota) di daerah wisata," ujar Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, disiarkan Channel Youtube Humas Jabar.

Ridwan mengatakan, para pemudik dan wisatawan akan di-swab atau rapid test secara acak. Petugas nantinya akan menghentikan setiap kendaraan yang melintas menuju destinasi wisata di Jabar.

" Jangan kaget nanti diberhentikan dengan baik dan sopan oleh tim Satgas dan polisi untuk PCR dan rapid test secara acak. Mudah-mudahan tidak ada yang positif," kata Ridwan.

3 dari 3 halaman

Komitmen Pengelola Tempat Hiburan Dimintav

Selain itu, pengelola destinasi wisata diminta berkomitmen menerapkan protokol kesehatan. Pengetesan juga akan dilakukan di sejumlah tempat hiburan malam.

" Saya imbau kepada kafe, restoran, bar, mohon memastikan dari sekarang pengaturan jarak, sirkulasi udara yang ditemukan pelanggaran," ucap Ridwan.

Ridwan menyatakan hasil evaluasi penanganan Covid-19 dari sisi ekonomi mulai membaik. Dia pun meminta kelas menengah untuk rajin berbelanja dan tidak menahan rencana membeli kendaraan.

Data terakhir yang dipegang Ridwan menunjukkan zona merah saat ini hanya berada di Kota Depok. Ini dipicu meningkatnya klaster rumah dan perkantoran.

Lalu, jumlah pelanggar sudah sebanyak 38 ribu. Mayoritas merupakan pelanggaran individu.

Beri Komentar