Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Produk Dari Media
Dream - Bagi umat muslim, halal adalah sebuah gaya hidup. Kini banyak produsen berlomba untuk menghadirkan produk-produk yang bersertifikat halal, yang dikeluarkan Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Kini hadir sebuah produk houseware halal yang baru saja diluncurkan, Medina. Medina merupakan houseware pertama yang mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dalam acara peluncuran Medina di Jakarta, Irma Utari selaku Brand Manager Medina menjelaskan kalau halal sudah menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia saat ini.
" Karena apa-apa sekarang sudah halal. Kalau kita makan aja pasti bertanya 'ini halal atau gak?' Makanya itu kami ingin memberikan kenyamanan pada konsumen kita dengan membuat houseware yang halal," ujar Irma.
Halal dalam produk houseware ini maksudnya seluruh aspek dalam pembuatan berdasarkan standar halal yang ditetapkan dan dalam pengawasan MUI. Mulai dari pemilihan bahan baku (raw material), proses produksi (fasilitas dan sistem produksi) hingga sistem distribusinya.
" Kami menggunakan bahan plastik yang halal dan proses produksinya juga menggunakan sarung tangan. Biasanya dalam proses produksi lain pasti menggunakan alkohol kan, nah kami tidak menggunakan itu karena gak halal (oleh MUI)," kata Irma.
Selain itu, bahan baku yang tidak halal juga bisa tercampur ke makanan yang membuat makanan yang awalnya halal jadi tidak halal. Saat ini Medina menunjuk dusdusan.com sebagai distributor utama. Alasannya karena dusdusan.com tidak memiliki sistem bertingkat atau semuanya sama rata, serta transparan.
" Kami juga sejalan dengan program dusdusan yang kebanyakan memberdayakan ibu-ibu agar menjadi entrepreneur karena kebutuhan rumah tangga semakin meningkat," ujar Irma.
Hal serupa juga dikatakan oleh Christian Kustedi, co-founder dari dusdusan.com, " Saya sudah mengenal Medina sejak 6-7 bulan yang lalu, visi Medina dan dusdusan juga kebetulan saya, yaitu enterpreneurship, maka dari itu saya tertarik bekerjasama dengan Medina," ujarnya.
Saat ini Medina sudah memiliki 19 tipe produknya yang ada di Dusdusan.com. Rencananya setiap 6 bulan sekali akan meluncurkan produk baru.
Laporan Gemma Fitri Purbaya
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya