Dream - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyarankan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melakukan kajian secara mendalam terkait keberadaan situs Islam penyebar radikalisme. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari potensi situs Islam yang tidak menyebarkan radikalisme ikut menjadi korban.
" Jangan sampai ada situs atau website yang sebenarnya tidak menyebarkan paham radikal tetapi ikut terblokir," ujar Lukman di Jakarta.
Tidak hanya kepada BNPT, Lukman juga menyampaikan saran itu kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Menurut dia, dua lembaga ini perlu mengadakan penelitian untuk membedakan mana situs penyebar radikalisme dan mana yang bukan.
Lebih lanjut, Lukman menyatakan mendukung tindakan pemerintah jika memblokir situs-situs yang benar-benar menyebarkan radikalisme. Ia mengatakan paham radikalisme yang berujung kekerasan tidak sesuai dengan keyakinan umat Islam Indonesia.
" Dari sisi Kementerian Agama karena in erat kaitannya dengan pemahaman agama yang radikal tentu prinsip utamanya adalah kami Kementerian Agama mendukung penuh pemblokiran situs yang memang jelas menyebarkan paham radikalisme," ungkap dia. (Ism)
Advertisement
Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara



Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini

PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau