4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Pelantikan Rektor UIII, Komarudin Hidayat (foto: Istimewa)
Dream - Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin melantik Komarudin Hidayat sebagai rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) periode 2019 – 2024.
“ Hari ini merupakan hari bersejarah bagi peran Indonesia dalam menghadirkan pusat keunggulan ilmu pengetahuan Islam berskala internasional. Kita baru saja melaksanakan pelantikan Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) yang pertama,” kata Lukman, di Jakarta, Kamis, 13 Juni 2019.
Lukman mengatakan, pendirian UIII adalah wujud pengejawantahan mengenai tema, keindonesiaan, keislaman, dan kemanusiaan.
Lukman berharap, UIII, mampu berfungsi sebagai “ Rumah Moderasi Islam”, tempat menghimpun, mengkaji, dan mendefinisikan nilai-nilai Islam bagi seluruh alam.
“ Rumah Moderasi Islam ini pada gilirannya akan memperkuat visi dan implementasi “ Moderasi Beragama” yang selama ini terus kita perjuangkan, dan kini sudah akan terintegrasi dalam RPJMN 2020-2024,” ucap dia.
Kehadiran UIII, kata Lukman, bukan sebagai kompetitor bagi PTKIN yang telah ada. UIII didirikan untuk memberi kontribusi bagi kehidupan kebangsaan dan keislaman.
Dia berharap, UIII mengembangkan nilai-nilai keisalaman yang dapat teladan dan inspirasi positif bagi dunia.
“ Pendirian UIII sekaligus bertujuan memperkenalkan perkembangan Islam di Indonesia secara lebih ilmiah, sistematik, dan berkesinambungan kepada dunia internasional," kata dia.
Lukman mengatakan, untuk konteks Asia Tenggara, Indonesia merupakan kiblat lahirnya karya-karya klasik intelektual Islam.
Ini akan sangat penting sebagai rujukan dan referensi keilmuan para sarjana global.
“ Saya sungguh berkeyakinan bahwa bukan mustahil UIII akan dapat tumbuh menjadi universitas yang ikonik, prestisius, dan terkemuka, serta mampu bersinergi dengan universitas-universitas besar dunia yang telah memiliki tradisi ilmiah yang kokoh,” ucap dia.
Usai dilantik, Komarudin mengatakan, beberapa kondisi mendesak yang harus dilakukan untuk UIII. Salah satunya, pembangunan infrastruktur dan sarana pembelajaran.
" Kedua, mematangkan kurikulum. Ketiga, kita ingin mengangkat beberapa staf organ kabinet UIII," ujar mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.
Komarudin juga ingin membuat aturan pedoman penerimaan mahasiswa UIII serta pedoman pengangkatan dosen. Kami sudah studi banding ke universitas-universitas di dunia.
" Baik Amerika, Jepang, semua sudah studi banding. Jadi akan kita matangkan dan akan kita undang para ahli dari luar negeri untuk mereview. Kita akan cari mahasiswa yang memang bagus, dan dosen yang memang bagus," kata dia.
UIII direncanakan mulai beroperasi pada 2020 mendatang. Perencanaan pembangunan kampus UIII telah dilakukan sejak tiga tahun lalu lewat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian UIII pada 29 Juni 2016.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
