Sampul Gambar Komik Termahal, Selembar Saja Terjual Rp16 Miliar

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 13 Juni 2019 16:00
Sampul Gambar Komik Termahal, Selembar Saja Terjual Rp16 Miliar
Kisah petualang detektif dan jurnalis yang mendunia itu menari perhatian.

Dream - Komik tokoh detektif dan jurnalis terkenal Tintin bisa jadi yang termahal di dunia. Bayangkan saja hanya dengan menjual gambar bagian sampul komik, pembeli rela membayarnya hingga belasan miliaran rupiah.

Gambar sampul original dari kartun Tintin terbitan pertama itu dilelang di rumah lelang Heritage Auctions, Dallas, Amerika Serikat, Sabtu, 8 Juni 2019.

Pembeli yang namanya masih dirahasiakan itu sanggup menebus gambar sampul itu senilai US$1,12 juta, atau hampir Rp16 miliar. Dilaporkan Al Arabiya, identitas penjual sampul berharga miliaran rupiah juga belum dirilis.

Ilustrasi, oleh pencipta Tintin, Herge, nama samaran kartunis Belgia Georges Remi, menunjukkan reporter muda yang gagah duduk di atas tunggul pohon mengukir baling-baling darurat untuk pesawatnya. Pesawat itu rusak karena mengalami pendaratan darurat di suatu tempat di Uni Soviet.

Anjingnya yang setia, Snowy (Milou dalam bahasa Prancis asli) duduk dan menonton, dibalut dari ekor ke hidung.

Buku-buku Tintin telah diterjemahkan ke dalam lebih dari 70 bahasa. Tintin berawal dari suplemen anak-anak untuk harian Belgia, Le Vingtieme Siecle.

1 dari 1 halaman

Laku 200 Juta Eksemplar

Cerita-cerita Tintin berseri terbukti sangat populer sehingga Le Petit Vingtieme menerbitkannya dalam 16 halaman berbeda.

Pada 13 Februari 1930, Tintin membuat sampul perdananya.

Hanya beberapa bulan kemudian buku pertama " Tintin di Negeri Soviet" , diterbitkan. Lebih dari 200 juta eksemplar Tintin kini telah terjual di seluruh dunia.

Sebagian besar ilustrasi sampul Tintin lama dipajang di museum Herge di kota Belgia, Louvain-la-Neuve.

Gambar yang dilelang dibuat dengan bahan tinta dan guas India yang ditandatangani oleh Herge.(Sah)

Beri Komentar
Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan