Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Tak kurang dari satu bulan, jemaah haji Indonesia akan berangkat ke Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah haji. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan.
Menteri Kesehatan (Menkes), Nila Farid Moeloek mengingatkan, kondisi kejiwaan juga penting untuk dijaga agar tidak mengalami gangguan ketika tiba di Tanah Suci.
" Dehidrasi, itu juga bisa menyebabkan keganggu ke otaknya atau juga ke gangguan fisiknya yang lain, hal-hal yang lain kita perhatikan," ujar Nila di Gedung Kemenkes, Jakarta, Rabu, 12 Juni 2019.
Selain dehidrasi, faktor lain yang menyebabkan jemaah haji mengalami gangguan jiwa karena terlalu merasa takjub atau gembira ketika melihat Kabah, Masjidil Haram dan tempat suci lainnya di Arab Saudi.
" Mereka excited, kemudian perbedaan budaya. Excited itu saya kira (jadi faktor utama), jadi mereka begitu kadang-kadang sampai di Tanah Suci jadi hilang kontrol," ucap dia.
Untuk itu, Nila berpesan kepada para jemaah haji untuk senantiasa menjaga emosi dan perasaan. Sehingga, tidak memicu gangguan jiwa.
" Jadi itu sangat disayangkan, kalau bisa jangan sampai terjadi tapi kami mencoba meng-handle," kata dia.
Pada musim haji 2018, ada 47 jemaah haji yang mengalami gangguan jiwa berat dan harus mendapat perawatan.
" Mereka dirawat di sana (Arab Saudi). Diberi obat supaya tenang, karena dia kan ngamuk," kata Nila. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya