Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Menkes Terawan Didesak Mundur, Jokowi Buka Suara

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 23 April 2020 16:05
Menkes Terawan Didesak Mundur, Jokowi Buka Suara
Ada desakan yang meminta Menteri Kesehatan Terawan untuk mundur karena kinerjanya dinilai buruk.

Dream - Jokowi akhirnya buka suara dengan desakan yang meminta Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, mundur karena dinilai kinerjanya buruk dalam penanganan pandemi virus corona.

" Tidak ada yang sempurna di dunia ini, ada yang kecewa itu ya wajar, setiap keputusan itu ada risikonya," ujar Jokowi.

Tanggapan tersebut disampaikan Jokowi saat menjawab pertanyaan Mata Najwa, Najwa Shihab. Najwa kemudian melanjutkan bertanya apakah Terawan layak mundur mengingat kinerjanya banyak disorot publik.

" Terawan sudah bekerja sangat keras," kata Jokowi.

1 dari 5 halaman

Tak Mau Grusa Grusu

Menkes Terawan sering dikritik oleh sejumlah elemen masyarakat sipil bahkan di kalangan pejabat, terutama ketika awal-awal penyebaran virus corona Covid-19 terjadi.

Kritikan itu salah satunya disampaikan Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menilai Pemerintah lambat melakukn mitigasi virus corona.

" Kita tidak ingin membuat kebijakan itu dengan cara grusa-grusu (terburu-buru), ini yang mungkin dilihat publik lamban itu disitu," kata Jokowi.

Presiden bernama lengkap Joko Widodo itu menilai keputusan untuk tidak membuat publik panik juga merupakan keputusan yang diambil pemerintah.

" Membuat publik tenang itu sudah keputusan, membuat publik tidak panik itu sebuah keputusan," katanya.

Sumber: Pojoksatu

2 dari 5 halaman

Belva Devara Mundur dari `Squad Milenial` Staf Khusus Jokowi

Dream - Belva Devara resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai staf khusus presiden. Surat pengunduran diri telah dikirimkan Belva kepada Presiden Joko Widodo pada 15 April 2020 dan disampaikan langsung dua hari kemudian.

" Saya berterima kasih kepada Bapak Presiden Joko Widodo yang telah memahami dan menerima pengunduran diri saya.," kata Belva dalam surat terbuka yang diunggahnya di akun Instagram @belvadevara, Selasa, 21 April 2020. 

Meski berat, Belva mengatakan keputusan ini harus dibuatnya karena dia tidak ingin polemik mengenai asumsi publik tentang posisinya sebagai Staf Khusus Presiden menjadi berkepanjangan.

Pria berusia 29 tahun itu juga tak ingin polemik tersebut mengakibatkan terpecahnya konsentrasi Presiden dan seluruh jajaran pemerintahan dalam menghadapi masalah pandemi Covid-19.

Dalam penjelasannya, Belva mengatakan Kementerian Koordinator Perekonomian dan Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja (PMO) memastikan proses verifikasi semua mitra Kartu Prakerja sudah berjalan sesuai aturan yang berlaku. Dia juga menegaskan tidak ada keterlibatan yang memunculkan konflik kepentingan dalam proses tersebut.

" Pemilihan pun dilakukan langsung oleh peserta pemegang Kartu Prakerja," tegas pemuda dengan nama lengkap Adamas Belva Syah Devara.

3 dari 5 halaman

Dapat banyak pelajaran

Belva Devara Instagram

(Instagram @Belva Devara)

Meski jabatannya sangat singkat, Belva mengaku mendapat banyak pengalaman dan pelajaran dari presiden dalam pekerjaannya sebagai Stafsus Presiden.

" Saya merasakan betul bagaimana semangat Bapak Presiden Jokowi dalam membangun bangsa dengan efektif, efisien, dan transparan," ujar Belva seraya berjanji akan terus berkomitmen mendukung Presiden dan Pemerintah untuk memajukan NKRI.

Tak lupa, Belva juga memohon maaf karena tidak dapat merespon pertanyaan-pertanyaan media dalam beberapa hari terakhir. Dia beralasan ingin fokus menyelesaikan hal ini terlebih dahulu.

Sementara ditengok dari unggahannya, terlihat akun Instagram resmi presiden @jokowi memberikan tanda jempol untuk unggahan Belva Devara.(Sah)

4 dari 5 halaman

Profil Putri Tanjung, 'Squad Milenial' Jokowi Termuda Putri Miliarder RI

Dream - Mengenakan kemeja putih dengan celana hitam fit semata kaki, Putri Tanjung duduk santai bersama dengan enam staf khusus lain yang ditunjuk Jokowi. Boleh dibilang mereka adalah " Squad Milenial" sang Presiden.

Terobosan kaum muda memang sangat dibutuhkan oleh negara ini. Di antara 7 staf khusus tersebut, Putri adalah yang termuda. Perempuan lulusan Academy of Art di San Fransisco ini kelahiran 22 September 1996. Presiden Jokowi bahkan sangat kaget saat tahu usia Putri.

" Putri Indahsari Tanjung, umur masih sangat muda 23 tahun. Saya kaget 23 tahun," ujar Jokowi di Istana, Jakarta, Kamis, 21 November 2019 kemarin.

Nama Putri Tanjung tak bisa dilepaskan dari nama besar ayahnya, Chairul Tanjung. Biasa disapa CT, Chairul adalah pengusaha sukses yang sempat menjadi Menteri Koordinator Perekonomian di era kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono.

Chairul Tanjung juga menjadi salah satu langganan penghuni daftar orang terkaya Indonesia dan dunia. 

 

5 dari 5 halaman

Tak Pernah Bekerja di Perusahaan Ayahnya

Faktanya sampai saat ini Putri tak pernah bekerja sekali pun di perusahaan ayahnya. Ia memilih untuk membuat perusahan sendiri dan kini menjabat sebagai CEO Creativepreneur dan Chief Officer Kreatif. Creativepreneur adalah penyedia event untuk menyebarkan virus entrepreneur bagi anak muda.

Putri Tanjung

Sederet acara seminar bisnis dan kreatif telah dilakukan Putri bersama timnya. Penunjukkannya sebagai salah satu staf khusus Presiden, tak dipungkiri membuatnya bangga sekaligus haru.

Hal tersebut disampaikan Putri Tanjung melalui sebuah unggahan di Instagram Story di akun Instagram pribadi sesaat setelah ia diumumkan sebagai salah satu staf khusus Presiden.

" Terharu. Terima kasih banyak teman teman untuk respond yang sangat positif dan supportnya. Insya Allah akan menjalankan amanah sebaik mungkin,"  tulis Putri.

Selamat bekerja, Putri!

Sumber: Liputan6.com

Beri Komentar