Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Curhatan Prabowo Subianto 6 Bulan Bekerja Bersama Presiden Jokowi

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 23 April 2020 14:06
Curhatan Prabowo Subianto 6 Bulan Bekerja Bersama Presiden Jokowi
Kesaksian ini ia utarakan setelah hampir enam bulan menjabat sebagai Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju.

Dream - Ketua Umum Partai Gerinda Prabowo Subianto memberi kesaksian tentang kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Kesaksian ini ia utarakan setelah hampir enam bulan menjabat sebagai Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju.

Kesaksian Prabowo tersebut terungkap melalui unggahan akun sosial medianya di Facebook dan Twitter pada Rabu malam, 22 April 2020.

Awalnya, Menhan ke-26 RI tersebut membahas tentang keputusan besarnya dalam menempuh langkah rekonsiliasi nasional dengan bergabung dalam kabinet Indonesia Maju.

" Saya putuskan waktu itu untuk melakukan langkah besar rekonsiliasi nasional dengan mengesampingkan kepentingan partai, perasaan pribadi dan segala sesuatu yang menjadi pikiran kita kala itu. Demi satu yang utama yaitu kerukunan nasional, persatuan nasional, dan rekonsiliasi nasional," ucap Prabowo.

1 dari 3 halaman

Dalam tulisannya itu, Prabowo menekankan lawan politik baginya bukan musuh. Dia juga tidak ingin ada perpecahan di antara bangsa Indonesia. Apalagi menjadi bagian dari perpecahan itu.

" Untuk itu, kami sekarang bekerja sama dengan Presiden RI Joko Widodo. Selama saya menjadi anggota kabinet beliau, saya bersaksi bahwa beliau terus berjuang demi kepentingan bangsa, negara, dan rakyat Indonesia," tutur Prabowo.

 

2 dari 3 halaman

Dia melihat dari dekat, bagaimana cara-cara mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengambil keputusan.

Ditegaskan Prabowo, yang selalu menjadi dasar bagi Presiden Jokowi adalah keselamatan rakyat miskin dan lemah.

" Saya melihat komitmen beliau untuk membersihkan Pemerintah Indonesia dari Korupsi," sambung capres di Pemilu 2019 itu.

3 dari 3 halaman

Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader partainya yang telah mendukung dan memberi kepercayaan pada saat mengambil keputusan besar.

" Dan saya sekarang tetap meminta dukungan saudara. Percayalah kepada pimpinanmu. Pimpinanmu tidak mungkin mengambil keputusan yang merugikan partai apalagi rakyat, bangsa dan negara," tegas purnawirawan dengan pangkat terakhir Letjen TNI itu.

Beri Komentar