Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Menko PMK Muhadjir Effendy Bersama Ketua DMI Jusuf Kalla (Kemenko PMK)
Dream - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, menemui Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia, Jusuf Kalla, untuk membahas rencana pelaksanaan ibadah Ramadan di masjid di tengah pandemi Covid-19.
" Saya bersilaturahmi kepada Bapak Jusuf Kalla untuk berkonsultasi sekaligus koordinasi pelaksanaan ibadah sholat Tarawih dan sholat Idul Fitri dan kegiatan-kegiatan yang lain selama Ramadan," ujar Muhadjir dalam laman Kemenko PMK.
Muhadjir menekankan, pelaksanaan ibadah Ramadan di masjid harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kesadaran masyarakat untuk disiplin prokes menjadi sangat penting guna mencegah terjadi penularan Covid-19.
Dengan berkonsultasi kepada JK, Muhadjir menjelaskan masalah yang dapat muncul saat pelaksanaan ibadah Ramadan dapat diantisipasi. Selain itu, penanganan juga bisa dilakukan sedini mungkin.
Muhadjir pun mengingatkan para jemaah agar berupaya menghindari kerumunan. Khususnya saat datang ke masjid maupun ketika bubaran sholat jemaah.
" Begitu juga saat melaksanakan salat berjamaah diupayakan agar dibuat sesederhana mungkin sehingga waktunya tidak berkepanjangan, tidak terlalu panjang, mengingat dalam kondisi masih darurat ini," kata dia.
Pada kesempatan tersebut, JK menyampaikan terima kasih atas keputusan pemerintah mengizinkan pelaksanaan ibadah Ramadan di masjid. Meski begitu, pihaknya tetap akan memberikan peringatan kepada para pengurus masjid agar tetap waspada dan mencegah potensi penularan Covid-19.
" Yang jelas, berbeda dengan tahun lalu, tahun ini, Alhamdulillah kita sudah bikin edaran agar (prokes) betul-betul dilaksanakan secara ketat," kata dia.
Selain prokes yang ketat, kata JK, pengawasan juga perlu ditingkatkan khususnya dari sisi kebersihan masjid. Dia pun meminta pengurus masjid memastikan sholat Tarawih dan Idul Fitri berjalan dengan aman.
" Kita juga sudah bicarakan bahwa masjid siap menjadi pusat vaksinasi untuk seluruh Indonesia. Sekali lagi kami juga berterima kasih karena pemerintah sudah mengizinkan salat tarawih dan salat Ied di masjid," kata dia.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?