Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Menteri Perhubungan Budi Karya Positif Corona

Reporter : Sandy Mahaputra
Sabtu, 14 Maret 2020 21:26
Menteri Perhubungan Budi Karya Positif Corona
Tercatat sebagai pasien positif Corona kasus ke-76.

Dream - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi positif Covid-19. Budi Karya tercatat sebagai pasien positif Corona kasus ke-76.

" Atas izin keluarga yang disampaikan Pak Wakil Kepala RSPAD tadi, pasien tersebut pak Budi Karya, Pak Menhub," ujar Mensesneg, Pratikno, di RSPAD, Jakarta, Sabtu malam 14 Maret 2020.

Albertus mengatakan hasil laboratorium pemeriksaan Budi Karya menyatakan positif COVID-19. Saat ini, Budi Karya sedang dirawat di RSPAD Gatot Soebroto.

 

1 dari 4 halaman

Sempat Tifus

Sebelumnya, Menhub Budi Karya disebut harus dirawat di rumah sakit setelah menderita penyakit tifus. Menurut Staf Khusus Menteri Perhubungan, Adita Irawati, saat itu Menhub dalam kondisi stabil.

Budi diketahui berada di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jabar, pada Minggu 1 Maret 2020. BIJB merupakan tempat evakuasi 69 WNI anak buah kapal (ABK) Diamond Princess.

" Tugas dia (Menhub) sangat banyak dalam penanganan ini (Corona). Yang terpenting kondisi sekarang semakin sehat dan sembuh" ujar Mensesneg, Pratikno.

(Sumber: Liputan6/Rita Ayuningtyas)

2 dari 4 halaman

Update Virus Corona: Pasien Tambah Jadi 96 Kasus, Ini Daerah Penyebarannya

Dream - Jumlah warga Indonesia yang positif terjangkit virus corona baru, Covid-19, bertambah menjadi 96 kasus per Sabtu, 14 Maret 2020. Sementara 8 pasien lainnya dipastikan telah sembuh dari paparan virus tersebut.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achamd Yurianto mengatakan pasien positif virus corona yang meninggal dunia mencapai 5 orang.

" Oleh karena itu ada kasus baru sebanyak 27 kasus," ujar Achmad dalam keterangan pers pembentukan gugus tugas percepatan penanganan corona di kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta.

Menurut Achmad, penemuan kasus baru virus corona tersebut diperoleh dari hasil tracking secara margin yang dilakukan tim.

" Tidak mungkin lagi melakukan tracking dengan pendekatan biasa, makanya gugus tugas ini perlu dibentuk," kata Achmad.

Terkait kasus pasien positif corona yang meninggal dunia, Achmad memastikan beberapa diantaranya disebabkan karena adanya faktor komoditi.

3 dari 4 halaman

Daerah Sebaran Virus Corona di Indonesia

Sementara pasien yang sudah terbebas dari virus corona dipastikan setelah tidak memperlihatkan indikasi adanya keluhan fisik. Pasien juga sudah dua kali menunjukan hasil negatif saat dilakkan pemeriksaan.

Seluruh pasien yang sembuh tersebut adalah warga yang dirawat di Indonesia.

" Sementara yang terpapar dan sempat dipindahkan dari kapal pesiar Jepang, sebanyak 9 orang semuanya sudah sembuh dan pulang ke tanah air," ujarnya.

Terkait pola penyebarannya, Achmad mengakui jika wabah virus corona telah ditemukan di daerah lain di luar DKI Jakarta. Kasus positif virus corona baru diketahui telah didapatkan di Jawa Barat termasuk Bandung, Jawa Tengah (Solo), DI Yogyakarta, Bali, Manado, dan Pontianak.

Beberapa daerah lain juga menemukan dugaan adanya warga yang terpapar virus corona. Namun pemerintah masih harus melakukan pemeriksaan mendalam untuk menemukan bukti yang lebih kuat.

" Ini memerlukan usaha untuk tracking lebih keras lagi," ujar Achmad.

4 dari 4 halaman

Sekolah di Jakarta Ditutup 2 Pekan

Dream - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memutuskan meliburkan pelajar di ibukota selama dua pekan. Ujian Nasional yang akan dihadapi pelajar tingkat SMA/MA juga akan dilaksanakn mulai pekan depan akan ditunda.

" Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memutuskan untuk menutup semua sekolah di lingkungan Provinsi DKI Jakarta," kata Anies dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu, 14 Maret 2020.

Menurut Anies, proses belajar mengajar para siswa di ibukota akan dilakukan melalui metode jarak jauh.

Sementara untuk para pelajar kelas 12 yang akan menghadapi ujian nasional, Anies menyatakan Pemprov DKI memutuskan untuk menundanya.

" Penutupan ini berlaku selama dua minggu," ujarnya.

Data Dinas Pendidikan DKI Jakarta mencatat jumlah peserta didik di ibukota saat ini mencapai 1,5 juta anak. Dari jumlah tersebut, pelajar SMA dan SMK yang akan menghadapi ujian nasional berjumlah 124 ribu peserta didik.

Anies memastikan keputusan ini diambil setelah jajaran Pemprov DKI Jakarta menggelar koordinasi dengan perwakilan Ikatan Dokter Indonesia(IDI) Jakarta, Ikatan Dokter Anak Indonesia, serta perwakilan WHO untuk Indonesia.

" Karena mengkuti prosedur, perwakilan WHO melakukan rapat melalui teleconference. Namun kami pastikan semua hadir," ujar Anies 

Beri Komentar