Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kompleks Perumahan Terbengkalai (Foto: YouTube Firmansyah Alfikri)
Dream - Jika kita berkunjung ke kawasan Selabintara, Sukabumi, Jawa Barat, maka akan bertemu dengan kompleks perumahan mewah yang telantar. Kompleks itu bak kota mati yang ditinggal semua penduduknya.
Namun kompleks yang dibangun pada 1998 hingga awal 200an itu tampaknya belum sempat dihuni manusia. Kini, bangunan-bangunan di kompleks itu banyak yang dimakat tanaman.
Dalam tayangan video YouTube Firmansyah Alfikri, terlihat rumput dan tumbuhan perdu bahkan hidup subur di tembok-tembok kokoh yang sudah usang dan berselimut lumut itu. padahal, bangunan di kompleks itu terlihat mewah dengan haya Eropa.
Penasaran seperti apa kondisinya? Berikut ulasannya.

Kompleks perumahan di Selabintara itu memiliki suasana yang sejuk dan asri. Lokasi perumahan itu memang berada di area perbukitan dengan pemandangan yang berhadapan langsung dengan Gunung Pangrango, Sukabumi.
" Kompleks di sini terkenal dengan nama Kota Mati Sukabumi, tapi suasana disini adem banget sih. Banyak pohon cemara, pemandangan keren," tutur sang pemilik video sambil menunjukkan lingkungan sekitar.
Kompleks perumahan yang menyerupai kota mati tersebut sebenernya merupakan perumahan elite yang memiliki desain arsitektur bangunan ala Eropa.

Pada salah satu bangunan rumah, terlihat adanya bagian atap yang dilengkapi dengan cerobong asap persis rumah di Eropa.
" Kayak bangunan-bangunan Eropa gitu enggak sih? Ada cerobong-cerobong asapnya," kata pemilik video.

Selain adanya bangunan rumah bernuansa Eropa, ternyata terdapat pula sebuah bangunan menyerupai kastil dengan warna abu-abu yang mendominasi.
Karena terbengkalai, bangunan kastil tersebut dikelilingi oleh tumbuhan dan rerumputan yang menjalar sehingga terlihat merusak pondasi bangunan.
" Ini kayak sebuah ruangan besar dengan atap bolong. Di kanan dan kiri ada sebuah ruangan seperti kios. Mungkin ini dulu akan dijadikan sport club ataupun kolam renang gitu ya," jelas pemilik video menduga-duga.
Sebagai komplek perumahan, terdapat bangunan diduga masjid yang tampak terbengkalai. Adapun bangunan masjid tersebut berlokasi tepat di sebelah bangunan yang menyerupai kastil.

" Ini seperti bangunan masjid. Bangunan masjid ini seperti masjid At Tawun di Puncak, ya," tutur pemilik video.
Diduga komplek perumahan tersebut telah kosong selama kurang lebih 20 tahun. Tak heran jika bangunan yang ada nampak kusam dikelilingi rerumputan menjalar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya