Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH 370 menjadi misteri terbesar sepanjang masa. Para peneliti masih penasaran dengan posisi dan kronologis hilangnya pesawat tersebut.
Dari berbagai informasi yang muncul, satelit komunikasi MH 370 sempat menyala setelah jatuh pada 8 Maret 2014.
Penulis dan peneliti, Jeff Wise mengatakan, komunikasi itu tercatat dalam data Inmarsat, perusahaan satelit komunikasi asal Inggris.
" Rekaman data Inmarsat terlihat, sistem sempat mati kemudian hidup kembali," kata Jeff, kepada Mirror.co.uk.
Jeff mengatakan, 42 menit setelah pesawat hilang dari lalu lintas udara, radar satelit mencoba untuk mengirim pesan teks. Tapi, satelit MH370 tidak merespons.
" Lalu 22 menit kemudian pada 18.25 MH270 memulai log-on dengan Inmarsat. Kembali online," ujar dia.
Jeff menyebut, catatan ini mengindikasikan pesawat MH370 tidak menghilang karena bencana elektrik.
" Kami selalu bersumsi bahwa transponder dan radio mati tak lama setelah `Goodnight Malaysia Airline 370` (tapi) satelit komunikasi itu tetap menyala," ujar dia.
Jeff menduga, sistem komunikasi satelit MH370 nyala kembali di atas Selat Malaka selama 15 menit, sebelum akhirnya berbelok ke arah selatan.
Meski demikian, asumsi yang ditawarkan Jeff masih abu-abu. Belum ditemukan alasan mengapa satelit komunikasi MH370 hidup dan nyala kembali. Sebab, alat tersebut jarang digunakan.
Mantan pilot United Airlines Randy, Ryan menganggap kemungkinan itu akibat kecelakaan.
" Sejauh ini puing-puing kecil yang telah ditemukan semuanya ditemukan di rute barat saya menduga itu terbang," kata Randy. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya