Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Ilustrasi: Shutterstock)
Dream - Dengan napas tersengal-sengal, Aasma Rani menyebut pria yang telah menembaknya pada hari Sabtu saat turun dari becak bersama saudara iparnya
Mahasiswi kedokteran itu menjadi korban penyerangan pria yang sakit hati karena lamarannya ditolak oleh Rani.
Sebelumnya, Rani ditembak tiga kali setelah dia keluar dari becak bersama saudara iparnya pada hari Sabtu di Kohat, Pakistan.
Sayang, gadis cantik itu akhirnya menghembuskan napas terakhir pada hari Minggu malam di rumah sakit akibat luka-lukanya.
Tak lama setelah itu, beredar video yang memperlihatkan detik-detik ketika Rani menyebutkan nama pelaku yang menyerangnya.
© Dream
Dalam video itu, Rani terlihat berusaha untuk tidak menutup matanya dengan kepala di pangkuan seorang pria yang menanyakan nama pelaku.
Setelah itu Rani terdengar menyebutkan nama Mujahid Afridi sebanyak dua kali. Afridi adalah pria yang melamar Rani tapi gadis itu menolaknya.
Geo TV melaporkan Afridi sebelumnya diketahui pernah mengancam akan membunuh Rani.
Bersama saudaranya, Afridi terlihat menunggu di luar rumah Rani pada hari kejadian nahas tersebut.
Sementara itu, ayah Rani merasa terpukul dengan kematian putrinya yang tragis. Dia meminta keadilan atas meninggalnya Rani.
© Dream
" Mereka belum menangkap penjahat itu. Saya orang miskin tapi akan turun ke jalan untuk melakukan protes. Penjahat itu juga terlibat dalam tindak kriminal lainnya," kata ayah Rani dengan geram.
Laman The International News melaporkan polisi saat ini sedang melakukan pencarian terhadap Afridi.
Pihak berwenang dari Badan Investigasi Federal Pakistan dilaporkan juga dilibatkan dalam perburuan Afridi yang kabarnya berusaha lari ke luar negeri.
(Sumber: mirror.co.uk)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya