Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Musim Haji, Warga Saudi Justru `Minggat`

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 10 September 2014 09:45
Musim Haji, Warga Saudi Justru `Minggat`
Dubai menjadi kota incaran para warga Saudi menghabiskan libur pendek Idul Adha.

Dream - Dubai menjadi tujuan paling favorit pelancong Arab Saudi dalam menghabiskan liburan pendek seperti Idul Adha dan musim haji. Turki, Malaysia dan beberapa negara Eropa juga menjadi kota tujuan wisata kedua yang dipilih warga Saudi. 

Salah satu kota kosmopolitan di Uni Emirat Arab ini dianggap memiliki sejumlah atraksi seperti pusat perbelanjaan dan hiburan kota. Faktor perselisihan politik di antara negara-negara tetangga Arab juga memicu pelacong Saudi untuk mengunjungi Dubai.

Tingginya popularitas sekaligus meningkatnya permintaan ini membuat tarif kamar hotel Dubai kini meroket. Bahkan secara bertahap menjadi lebih mahal daripada negara-negara Eropa dan Asia Timur.

Adel Shaheen, ketua agen perjalanan dan wisata Saudi seperti dikutip Arabnews, Selasa, 9 September 2014, mengatakan banyak hotel di Dubai menawarkan kamar dengan tarif paling rendah 1.500 riyal per minggu. Relatif murahnya tarif tersebut menarik banyak penduduk dan ekspatriat di Saudi untuk menghabiskan liburan singkatnya di Dubai.

" Namun, ada hotel lainnya di Dubai yang memiliki tarif kamar di kisaran 2.000 riyal hingga 5.000 riyal per malam. Dan harga ini dianggap tertinggi di seluruh dunia, lebih mahal dari hotel-hotel mewah di Eropa dan Amerika," tambahnya.

Nasser Al-Tayyar, presiden biro perjalanan Al-Tayyar mengungkapkan beberapa warga Saudi memang lebih suka menghabiskan Idul Adha dengan keluarga dan kerabatnya di rumah. Namun sebagian lainnya memilih untuk melakukan haji tahun ini.

Selain Dubai, stabilitas politik di Mesir yang berangsur membaik juga menarik minat banyak pelacong Saudi untuk menghabiskan liburannya di negeri ini. Sebelumnya, Saudi dan wisatawan dari negara-negara lain telah menjauhi Mesir karena kerusuhan politik yang berimbas buruk pada sektor pariwisata mereka.

" Penerbangan dari Saudi ke Mesir memiliki harga yang wajar dan ini diharapkan dapat meningkat menyusul masuknya wisatawan Saudi ke Tanah Firaun yang sudah menikmati reputasi yang baik sebagai daerah tujuan wisata penting karena budaya dan warisan yang kaya," katanya.

Saudi diperkirakan menghabiskan SR40 miliar setiap tahun untuk liburan di luar negeri. Jumlah pelacong Saudi yang mengunjungi negara-negara asing kira-kira berada pada kisaran 12 juta pengunjung, menurut media lokal. (Ism)

Beri Komentar