Peneliti: Memalukan, Pemeriksaan Muslim di Bandara Skotlandia

Reporter : Maulana Kautsar
Sabtu, 29 Agustus 2015 15:01
Peneliti: Memalukan, Pemeriksaan Muslim di Bandara Skotlandia
Tindakan ini mencoreng Skotlandia yang terkenal toleran dan inklusif bagi semua pemeluk agama.

Dream - Muslim di Skotlandia dipercaya jadi target kecurigaan pihak keamanan saat berada di bandar udara. Pihak keamanan bandara umumnya mencurigai kebanyakan muslim karena terkait dengan jaringan teroris.

Kesimpulan itu didapat setelah beberapa peneliti dari Durham University, Skotlandia melakukan riset di beberapa bandara besar seperti Glasgow dan Edinburgh dengan fokus imigran Muslim dan warga Skotlandia yang beragama muslim. Keadaan ini merusak nama Skotlandia yang dikenal toleran, ramah, dan inklusif bagi semua golongan.

Menurut peneliti dari Universitas Durham, Stefano Bonino, tidak hanya muslim saja yang dijadikan target operasi di bandara. Beberapa orang yang berbusana seperti muslim juga ikut diperiksa. Menurutnya, tindakan ini menunjukkan kekhawatiran berlebihan pihak imigrasi dan petugas keamanan bandara.

" Ini menjadi keprihatinan bagi muslim Skotlandia. Mereka harus sering menghadapi interogasi dari petugas keamanan," katanya.

Bonino menambahkan di bawah UU Terorisme tahun 2000, pihak keamanan seringkali membenarkan tindakan memeriksa orang-orang dengan penampilan seperti muslim. " Pengecekan di bandara terhadap muslim Skotlandia menjadi seolah-olah normal," katanya.

Bonino bahkan menerima beberapa pengakuan mengejutkan dari beberapa orang muslim. Mereka, kata Bonino, terkadang mendapat perlakuan kasar dari pihak keamanan.

" Beberapa responden yang saya temui mengaku dirinya atau kerabatnya menjadi sasaran pemeriksaan itu. Mereka bahkan ditanyai etnis dan agamanya," katanya.

Tetapi, pemeriksaan itu dibantah oleh juru bicara pemerintahan Edinburgh. Pemeriksaan itu untuk memastikan untuk keamanan seluruh penumpang pesawat.

" Petugas keamanan hanya memastikan semua mendapatkan perlakuan hormat dan keamanan. Imam dan pemimpin muslim lokal juga telah mengetahui ini. Dan kita membuka dialog dengan mereka," katanya.

Hasil penelitian itu dipublikasikan dengan judul " Visible Muslimness in Scotland: Between Discrimination and Integration" (Wajah Muslim di Skotlandia: Antara Diskriminasi dan Integrasi).

Di Skotlandia, penduduk muslim tercatat mencapai 100.000 orang. Jumlah ini berada 1,7 persen dari total penduduk negara itu.

 Sumber: Worldbulletin.net

Beri Komentar