Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalajengking Panik Menyerang Pemukiman Warga Di Mesir Akibat Badai (Shutterstock.com)
Dream - Hujan lebat dan banjir akibat badai yang melanda Aswan, Mesir, membawa ancaman lain bagi penduduk setempat. Fenomena alam yang terjadi awal pekan itu telah membuat kawanan kalajengking panik dan mencari perlindungan rumah penduduk.
Kemunculan sejumlah kalajengking tersebut menjadi ancaman bagi penduduk Aswan. Tiga orang dilaporkan tewas dan 400 lebih mendapat perawatan anti-bisa di rumah sakit akibat sengatan kalajengking, menurut media Pemerintah.
Namun, penjabat Menteri Kesehatan Mesir, Khalid Abdel-Ghafar, menyatakan tidak ada kematian yang dilaporkan akibat sengatan tersebut. Kementerian Kesehatan memastikan memiliki stok anti-bisa yang cukup besar, sekitar 3.350 dosis tersedia di Aswan.
Sejumlah penduduk yang tersengat kalajengking mengaku mengalami sejumlah gejala termasuk sakit parah. Di antaranya demam, berkeringat, muntah, diare, tremor otot, dan kepala berkedut.
Pegunungan Aswan adalah rumah bagi kalajengking ekor gemuk Arab, atau Androctonus crassicauda yang diterjemahkan dari bahasa Yunani menjadi " pembunuh manusia" .
Serangga ini dianggap sebagai kalajengking paling berbahaya di dunia. Racunnhya sangat mematikan dan dapat membunuh orang dewasa dalam waktu satu jam setelah disengat.
Sengatan mereka diketahui menyebabkan beberapa kematian manusia dalam setahun. Kalajengking memiliki panjang 8-10 cm.
Hewan kecil ini bergantung pada getaran dan suara untuk menemukan mangsanya. Kalajengking jenis ini dikenal memiliki penglihatan, pendengaran, dan penciuman yang buruk.
Foto dan rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan jalan-jalan yang tergenang air dan merusak rumah, kendaraan, dan lahan pertanian.
Harian Al-Ahram melaporkan kematian tersebut, dengan mengutip pernyataan Wakil Sekretaris Menteri Kesehatan Mesir, Ehab Hanafy. Namun, tidak menjelaskan penyebab kematian para korban.
Curah hujan juga menyebabkan listrik padam, dikutip dari Aljazeera.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya