Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor
Twitter @sitsone
Dream - Sosial media Tanah Air tengah diramaikan beredarnya video yang memperlihatkan pegawai Starbucks di Jakarta, mengintip bagian intim pengunjung melalui monitor CCTV yang dipasang.
Aksi itu diunggah ke Insta Stories dan disebar teman dari orang yang diduga pelaku yang juga pegawai.
Dari rekaman singkat yang beredar pada Rabu, 1 Juli 2020, terlihat seorang pria sedang mengutak-atik monitor CCTV. Sementara DD, pria di belakang kamera merekam adegan itu.
Terdengan suara DD, meminta temannya yang mengoperasikan komputer untuk menampilkan perempuan yang sedang duduk di salah satu kursi.
Teman DD kemudian memilih wanita itu dan memperbesar gambar tepat di bagian dadanya. DD dan temannya yang mengintip perempuan lewat CCTV itu kemudian tertawa.
Salah seorang netizen awalnya merekam Insta story milik DD. Mulai dari situlah kemudian videonya viral dan mematik emosi banyak pihak.
Salah seorang netizen di Twitter merasa jengkel dengan tindakan tak terpuji yang dilakukan dua pegawai Starbucks tersebut.
" dear @starbucksindonesia tolong tindak tegas karyawannya. this's so disgusting," tulis akun @sitsnoe.

Hingga Kamis, 3 Juli 2020 pagi, laman Twitter Starbucks Indonesia belum memberikan konfirmasi atau pernyataan terkait dugaan pelecehan seksual itu.
Banyak netizen yang mendesak pihak Starbucks Indonesia untuk mengusut kejadian ini ke ranah hukum.
Dalam unggahan akun @sitsnoe, pihak Starbucks hanya mengucapkan permohonan maaf dan akan mengusut kasus itu tanpa ada keterangan lebih lanjut.

Dream - Kasus pelecehan seksual, baik di lingkaran keluarga, sekolah, kampus, hingga kantor sangat mengkhawatirkan. Kekerasan seksual ini bisa menimpa siapa saja, bukan hanya kaum hawa tapi juga pria dan anak-anak.
" Siapa saja bisa jadi korban mau pun pelaku. Anak-anak, orang dewasa, lansia, laki-laki maupun perempuan. Kekerasan seksual tidak pilih-pilih," kata Gina Anindyajati, dokter spesialis kejiwaan dalam acara Waspadai Kekerasan Seksual di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat 10 Januari 2019.
Ada beberapa kondisi yang memicu seseorang menjadi pelaku kekerasan seksual. Faktornya menurut Gina, antara lain karena kurang memiliki keterampilan sosial, perasaan tidak berdaya, harga diri yang rendah, perasaan terhina, kesendirian, masalah keterikatan emosi dan juga disfungsi seksual.
" Keterampilan sosial yang buruk bisa dilihat dari hubungannya dengan orang dewasa. Kalau hubungannya sering tegang dan kurang memuaskan, berarti dia memiliki masalah keterampilan sosial," ungkapnya.
Penting untuk diwaspadai, bahwa kekerasan seksual juga bisa terjadi dimana pun. Bukan hanya di ranah privat tapi juga ranah publik.
" Di kedua ranah tersebut, pelakunya lebih banyak orang yang dikenal dan lebih sedikit dilakukan oleh orang asing. Bahkan di ranah publik, banyak dilakukan oleh teman. Sedangkan, di ranah pribadi dilakukan oleh pasangan," tuturnya.
Oleh karena itu, Sahabat Dream harus berhati-hati dengan lingkungan sekitar dan berani bersuara jika menjadi saksi atau korban pelecehan. Salah satu tindakan awal yang bisa dilakukan ketika menjadi korban adalah melaporkan pada tenaga medis. Hal ini agar segera dilakukan pemeriksaan dan visum yang nantinya bisa dijadikan bukti untuk memprosesnya secara hukum.
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis