Nyaris Tewas Keracunan Usai Meneguk Teh

Reporter : Sandy Mahaputra
Kamis, 21 Agustus 2014 10:53
Nyaris Tewas Keracunan Usai Meneguk Teh
Wanita itu langsung dibawa ke Rumah Sakit. Dia mendapat luka bakar di bagian mulut, tenggorokan dan kerongkongan atas.

Dream - Buat Anda pencinta teh sepertinya harus lebih hati-hati lagi. Ada sebuah kejadian di mana seorang wanita Amerika Serikat nyaris tewas akibat keracunan teh.

Wanita itu, Jan Harding, sempat dalam keadaan kritis setelah makan di Dickey BBQ Pitt di South Jordan, Utah. Tanpa sepengetahuan dia, Harding menuangkan sabun deterjen ke dalam teh, karena dia menyangka itu gula.

Setelah mengaduk tehnya, Harding meneguk dan segera memuntahkannya. " Saya pikir saya minum cairan asam," kata Harding pada suaminya, Jim Harding.

Deterjen bernama Clean Force Fryer adalah bubuk pembersih yang biasa digunakan untuk menghilangkan noda minyak yang membandel pada peralatan memasak.

Menurut pihak berwenang, deterjen pembersih yang mengandung alkali dalam jumlah besar secara tidak sengaja dicampurkan ke dalam tempat gula. Dan seorang karyawan memasukkan enam sendok teh gula yang tercampur itu ke cangkir teh Harding yang menyebabkan keracunan parah.

Harding sempat kritis saat dibawa ke rumah sakit Universitas Utah. Dia mendapat luka bakar di bagian mulut, tenggorokan dan kerongkongan atas.

Setelah mendapat perawatan, Harding kini kondisinya mulai membaik. Paxton Guyman, pengacara keluarga Harding, telah menyatakan bahwa wanita berusia 67 tahun itu bahkan ingin segera meninggalkan rumah sakit.

Namun Guyman menyatakan Harding belum mampu berbicara selama beberapa hari terakhir. Dia juga mengalami kesulitan berdiri untuk sesaat, tanpa bantuan perawat. Suami dan tiga anak Harding terus berada di samping tempat tidurnya, berdoa untuk kesembuhannya.

Alkali dalam jumlah besar sangat mematikan. Senyawa yang gampang larut dalam air itu akan menghanguskan jaringan di mulut seseorang sebelum menghancurkan kerongkongan dan lambung, kata Barbara Crouch, Direktur Utama Poison Control di Rumah Sakit Universitas Utah.

Crouch menambahkan, apa yang dialami Harding termasuk parah. Deterjen pembersih yang tercampur dalam teh Harding mengandung 67 persen natrium hidroksida, yang paling umum dikenal sebagai alkali.

Jika tertelan, alkali tersebut akan membakar mulut, tenggorokan, kerongkongan dan perut dengan cepat. Alkali juga kadang digunakan untuk mengencerkan sumbatan pada saluran air.

Menurut pernyataan Dickey BBQ Restoran Inc pada Jumat lalu, insiden itu tidak pernah terjadi selama 73 tahun restoran itu menjalankan bisnisnya.

Pemilik bisnis waralaba Dickey BBQ Pitt, John Thompson, sangat sedih dan saat ini bekerja sama dengan pihak berwenang. Polisi telah mewawancarai karyawan dan memeriksa kamera CCTV.

Jim Harding mengatakan bahwa apa yang dialami istrinya sangat menakutkan, seperti sebuah teror. Dia hanya berharap agar industri restoran menjadikan kasus istrinya itu sebagai pelajaran.

Meskipun ada insiden Harding, Departemen Kesehatan Amerika masih mengizinkan restoran itu tetap buka.

(Sumber: Guardianlv.com)

Beri Komentar
Representasi Feminisme Versi Barli Asmara