Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Seni Origami Robot
Dream - Siapa tak kenal seni melipat kertas asal Origami? Terinspirasi keindahan seni lipat asal Jepang, sekumpulan peneliti asal Harvard University pun mengembangkan sebuah konsep robot masa depan.
Para peneliti mengembangkan sebuah robot dari kertas datar yang dapat dilipat dan dibentuk 3 dimensi serta mampu berjalan. Kemampuan ini tidak terlepas dari dukungan program komputer dan baterai yang disematkan dalam robot kertas ini.
Dukungan alat inilah yang menjadikan robot origami tidak persis rata seperti bentuk origami asli. Mengingat robot ini memerlukan sekitar sepersepuluh dari satu inci bagian kertas untuk menempatkan baterai dan motor.
Meski menggunakan material dasar kertas, namun robot origami ini juga dilapisi plastik tahan panas, Shrinku Dinks. Saat merakit para peneliti menginginkan robot yang dapat melipat sejumlah bagian. Saat mendapatkan panas yang cukup, plastik akan mendorong robot untuk melipat dan kembali ke bentuk semula.
Sam Felton, calon kandidat PhD di Harvard University School of Engineering and Applies Sciences and the Wyss Institute for Biologically Inspired Engineering menyebut, alasan utama penggunaan origami kertas karena para peneliti meyakini material ini lebih mudah diaplikasikan di masa depan. Bahkan peneliti juga mendapati bentuk lipatan mampu menghasilkan sejumlah bentuk desain dasar.
" Saat ini banyak orang yang sudah menggunakan baterai printing 3 dimensi dalam bentuk yang sangat rata. Pilihan untuk menciptakan versi 2 dimensi dari berbagai komponen yang kami inginkan dan robot ini merupakan salah satu bentuk tunggal yang menghasilkan model yang lebih serbaguna," ucap Felton seperti dilansir Arab News, Senin (11/8/2014).
Sejumlah material yang digunakan saat ini tengah dalam proses pengembangan. Para peneliti melaporkan tengah bekerja menciptakan sebuah material baru yang terinspirasi dari keunikan origami. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya