Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Origami `Disulap` Jadi Robot Masa Depan

Reporter : Ervina
Senin, 11 Agustus 2014 12:32
Origami `Disulap` Jadi Robot Masa Depan
Para peneliti dari Harvard University tengah mengembangkan sebuah robot dari kertas datar yang dapat dilipat dan dibentuk 3 dimensi serta mampu berjalan.

Dream - Siapa tak kenal seni melipat kertas asal Origami? Terinspirasi keindahan seni lipat asal Jepang, sekumpulan peneliti asal Harvard University pun mengembangkan sebuah konsep robot masa depan.

Para peneliti mengembangkan sebuah robot dari kertas datar yang dapat dilipat dan dibentuk 3 dimensi serta mampu berjalan. Kemampuan ini tidak terlepas dari dukungan program komputer dan baterai yang disematkan dalam robot kertas ini.

Dukungan alat inilah yang menjadikan robot origami tidak persis rata seperti bentuk origami asli. Mengingat robot ini memerlukan sekitar sepersepuluh dari satu inci bagian kertas untuk menempatkan baterai dan motor.

Meski menggunakan material dasar kertas, namun robot origami ini juga dilapisi plastik tahan panas, Shrinku Dinks. Saat merakit para peneliti menginginkan robot yang dapat melipat sejumlah bagian. Saat mendapatkan panas yang cukup, plastik akan mendorong robot untuk melipat dan kembali ke bentuk semula.

Sam Felton, calon kandidat PhD di Harvard University School of Engineering and Applies Sciences and the Wyss Institute for Biologically Inspired Engineering menyebut, alasan utama penggunaan origami kertas karena para peneliti meyakini material ini lebih mudah diaplikasikan di masa depan. Bahkan peneliti juga mendapati bentuk lipatan mampu menghasilkan sejumlah bentuk desain dasar.

" Saat ini banyak orang yang sudah menggunakan baterai printing 3 dimensi dalam bentuk yang sangat rata. Pilihan untuk menciptakan versi 2 dimensi dari berbagai komponen yang kami inginkan dan robot ini merupakan salah satu bentuk tunggal yang menghasilkan model yang lebih serbaguna," ucap Felton seperti dilansir Arab News, Senin (11/8/2014).

Sejumlah material yang digunakan saat ini tengah dalam proses pengembangan. Para peneliti melaporkan tengah bekerja menciptakan sebuah material baru yang terinspirasi dari keunikan origami. (Ism)

Beri Komentar