Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Jokowi Saat Dalam Sidang Paripurna Tahunan MPR (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Dream - Anggota Fraksi Gerindra DPR RI Muhammad Syafi'i sempat didaulat sebagai pembaca doa penutup Sidang Paripurna Tahunan 2016 lalu. Doa yang dia baca berujung perbincangan lantaran berisi sejumlah sindiran terhadap pemerintah.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin mengatakan sebuah doa haruslah berisi kata-kata yang baik. Ini karena doa merupakan sarana memohon sesuatu kepada Allah SWT.
" Kalau kita memohon kepada Allah itu harus yang baik-baik saja. Semoga bangsa kita lebih baik lagi itu boleh saja, tapi jangan menjelekkan pihak tertentu dengan sindir kanan sindir kiri," ujar Ma'ruf, dikutip dari merdeka.com, Kamis, 18 Agustus 2016.
Ma'ruf mengatakan doa adalah cara untuk memohon agar sesuatu yang baik bisa terwujud. Tentunya sebuah doa harus dipanjatkan dengan merendahkan diri di hadapan Allah SWT.
" Kalau doa itu minta pada Allah, kalau minta apa saja ya diperbolehkan. Kalau mengkritik itu bukan berdoa," kata Ma'ruf.
Doa yang diucapkan Syafi'i juga mendapat komentar dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Tjahjo menilai Syafi'i telah menyalahartikan fungsi doa. (Baca juga: Ini Isi Doa Penutupan Sidang Paripurna DPR)
" Sangat disayangkan kalau doa kepada Tuhan diputarbalikkan. Soal yang bersangkutan menempatkan posisinya yang berseberangan dengan pemerintah, itu sah. Namun kalau diimplementasikan dalam doa, biarkan Tuhan yang mendengarnya. Prinsip saya yang salah akan jatuh sendiri," ucap Tjahjo. (Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya