Polri Buru Penyebar Hoax Soal Rohingya

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 7 September 2017 18:50
Polri Buru Penyebar Hoax Soal Rohingya
Patroli Siber akan langsung melaporkan penyebar kabar bohong bahwa konflik Rohingya didasari konflik agama.

Dream - Satuan Tugas (Satgas) Patroli Siber Polda Metro Jaya akan memburu penyebar kabar bohong tentang tragedi kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya. Satgas ini akan mencari akun yang menyebut tragedi kemanusiaan di Rakhine, Myanmar, berawal dari konflik agama.

" Kami punya Satuan Tugas Cyber Patrol, ini yang nanti akan menggali, mendata, untuk menginvetarisir berita-berita hoax yang ada," kata Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Adi Deriyan, di Jakarta, Kamis 7 September 2017.

Adi mengatakan, hingga hari ini polisi belum menerima laporan mengenai kabar hoax terkait konflik di Rakhine tersebut. " Terkait Rohingya sampai saat ini kami belum dapat laporan dari teman-teman Cyber Patrol," ujar dia.

Meski demikian, tambah dia, Satgas Patroli Siber akan terus menggelar pengawasan dunia maya. Satgas akan segera melaporkan jika ditemukan dugaan penyebaran informasi bohong.

" Pastinya tanpa harus menunggu perintah, mereka (Cyber Patrol) mempunyai tanggung jawab untuk melaporkan," ucap dia.

Beri Komentar