Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Sekjen PBNU Helmy Faishal (dua Dari Kanan) Menegaskan Penolakannya Kepada Putusan Presiden AS Donald Trump (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an)
Dream - Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal Zaini, mengatakan, kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel merupakan pengingkaran aturan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
"Ini berpotensi meluasnya pelanggaran terhadap prinsip hukum humaniter, sebagaimana diatur dalam protokol tambahan I tahun 1997 Pasal 53, menghentikan perlindungan bagi objek-objek budaya dan tempat pemujaan," kata Helmy di Kantor PBNU, Jakarta, Kamis 7 Desember 2017.
Dalam Resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB atas Yerusalem nomor 252 tanggal 21 Mei 1968, hingga Resolusi DK PBB nomor 2334 tanggal 23 Desember 2016, sudah jelas PBB mengakui Yerusalem sebagai wilayah Palestina.
"Pernyataan Trump itu satu tindakan yang dapat mengacaukan dan merusak perdamaian dunia," ucap dia.
Helmy juga mengecam klaim sepihak Trump tersebut. Helmy memastikan dukungan PBNU terhadap Palestina tidak berubah. Berdasar Muktamar NU ke 33 di Jombang, Jawa Timur, terdapat putusan untuk mendukung kemerdekaan Palestina.
"Dukungan bagi kemerdekaan rakyat dan negara Palestina tidak bisa ditangguhkan," ujar dia.
Imbau baca doa qunut
© Dream
PBNU mendorong pemerintah Indonesia ikut serta dan proaktif membantu permasalah yang dialami Palestina.
"Pemerintah Indonesia memiliki peran yang sangat strategis untuk menjadi penengah yang bisa memediasi dinamika politik yang sedang terjadi," ujar dia.
Selain itu, untuk merespons pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel itu, PBNU menyerukan kepada warga Nahdliyin untuk berdoa dan membaca qunut nazilah.
"Agar Palestina khususnya dan juga dunia dapat tercipta situasi yang damai," kata Helmy.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan