Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendesak perusahaan mesin pencari terbesar di dunia, Google mengembalikan Palestina ke aplikasi peta dunia Google Maps. Isu ini sempat membuat heboh dunai muslim setelah Google menaruh nama Israel di kawasan milik Palestina itu.
"Harus segera dikembalikan itu," ujar Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj di Jakarta, dikutip dari merdeka.com, Kamis, 11 Agustus 2016.
Said mendesak Google segera melakukan pembenahan terkait persoalan ini. Jika tidak, dikhawatirkan isu itu bisa memicu sentimen keagamaan.
"Kalau tidak dikembalikan, akan kami lawan," kata dia.
Said mengibaratkan langah Google ini sama dengan penghilangan unsur NU dalam sejarah Indonesia. Dia mengatakan literatur sejarah perjuangan Indonesia sama sekali tidak mencantumkan kontribusi NU.
Salah satunya seperti tidak adanya referensi tentang tokoh NU bernama Harun. Padahal, Harun adalah peletak bom di mobil panglima perang Inggris Mallaby hingga perwira asing itu tewas di Surabaya.
"Demikian juga dengan pelaku perobekan bendera warna biru sehingga tinggal Merah Putih di Hotel Orange, Surabaya, juga warga NU," kata dia.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

