Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Kaesang Pangarep, Putra Bungsu Presiden Jokowi Dilaporkan Dianggap Menyebarkan Ujaran Kebencian (Foto: Instagram/@kaesangp)
Dream - Muhammad Hidayat, pelapor video blog milik Kaesang Pangarep, memiliki 'kebiasaan' unik di polisi. 'Kebiasaan' itu ialah melaporkan berbagai peristiwa yang dia anggap melanggar hukum ke polisi.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto mengatakan Muhammad Hidayat telah membuat 60 kali laporan polisi.
"Kalau yang melaporkan ini, itu memang sering buat laporan di Polres. Sampai Juni, hampir 60 laporan yang dibuat si pelapor," kata Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta, Kamis 6 Juli 2017.
Rikwanto mengatakan ada berbagai macam laporan yang dibuat Hidayat. Tetapi, kebanyakan dari laporan itu kini kasusnya dihentikan.
"(Laporannya) ya macam-macam, tapi kebanyakan dihentikan," ucap dia.
Rikwanto menjelaskan rencananya Hidayat akan diperiksa di Mapolres Metro Bekasi Kota pada Jumat, 7 Juli 2017 untuk dimintai keterangan terkait laporannya itu.
"Tanggal 7 Juli 2017 pelapor akan diambil keterangan diinterogasi apa yang dimaksud dengan laporan itu," ujar dia. (ism)
Baca :
Putra Bungsu Presiden Joko Widodo
Kaesang Pangarep Tak Sabar Nikahi Erina Gudono, Sebut Calon Istri Bidadari Paling Cantik Sedunia
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

