Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menteri PPN Suharso Monoarfa (YouTube Sekretariat Presiden)
Dream - Pemerintah menyiapkan program khusus menyiapkan talenta-talenta muda yang akan mengharumkan nama bangsa di berbagai bidang. Program yang diberi nama Manajemen Talenta Nasional ini diharapkan akan menghasilkan generasi peraih prestasi yang membanggakan.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappeneas), Suharso Monoarfa, mengatakan program yang dicanangkan Presiden Joko Widodo ini akan menyasar kaum muda berbakat di bidang masing-masing
" Mudah-mudahan kita bisa, dari 260 juta ini beberapa orang benar-benar bisa mencapai suatu prestasi internasional dengan ukuran-ukurannya," ujar Suharso dalam konferensi pers di kanal Youtube Sekretariat Presiden.
Suharso menjelaskan terdapat tiga bidang yang ditargetkan dalam program tersebut. Ketiganya yaitu riset dan inovasi sebagai upaya meningkatkan rasio sumber daya manusia, seni dan budaya untuk menghasilkan karya yang dikagumi dan diakui dunia, dan olahraga untuk dapat meningkatkan prestasi.
" Jadi sebenarnya Manajemen Talenta Nasional adalah ingin mengelola sebuah keluarbiasaan yang dimiliki oleh warga negara kita, dalam rangka membangkitkan kebanggaan nasional kita," jelas Suharso.
Pencarian bakat dalam program Manajemen Talenta Nasional dijalankan dengan cara menyelenggarakan berbagai perlombaan dan kompetisi berjenjang dari tingkat Sekolah, Daerah, Provinsi hingga Nasional.
Suharso juga menjelaskan program ini juga akan memberikan jaminan hari tua bagi para talenta kebanggaan Indonesia. Sehingga ketika sudah tidak lagi berkiprah, kehidupan mereka tidak sengsara.
" Jadi kita ingin menghindari itu supaya tidak ada lagi peristiwa-peristiwa yang mengenaskan atas talenta-talenta Indonesia yang tersebar di seluruh dunia," kata Suharso.
Menurut Suharso, pemerintah saat ini belum sampai pada pembahasan tentangn target talenta yang akan didorong untuk berkarya maksimal. Namun dia berharap program ini bisa melahirkan talentar dengan prestasi internasional.
" Misalnya kita bisa memenangkan nobel, memenangkan Lasker Award, Wolf Prize, dan berbagai penghargaan yang menjadi sebuah rekognisi internasional atas sebuah bangsa,” ucapnya.
(Reporter: Yuni Puspita Dewi)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya