Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Kiri Ke Kanan: Irjen Kemenag M Jasin, Pjs Kepala Humas Informasi Dan Humas Kemenag Syafrizal Syofyan, Sekretaris Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji Dan Umrah (PHU) Kemenag Khasan Faozi (Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Sebanyak 177 Warga Negara Indonesia (WNI) yang akan berangkat haji melalui Filipina menempati penampungan yang tak layak huni. Para WNI pemegang paspor Filipina ini ditampung di Camp Bagong Diwa, Taguig City, pinggiran Manila.
“ Tempatnya bukan tahanan masyarakat. Berada memang di dekat tahanan. Kondisinya tidak layak memang,” kata Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama, Syafrizal Syofyan, Selasa 23 Agustus 2016.
Kemenag bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila tengah mengusahakan pemindahan 177 WNI tersebut. Rencananya mereka akan ditampung di KBRI.
“ KBRI sedang berkoordinasi dengan otoritas Filipina dan berusaha memindahkan 177 WNI ke KBRI agar mendapat tempat yang lebih layak,” ucap dia.
Sementara itu, Sekretaris Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Khasan Faozi, berharap, 177 WNI tersebut dapat segera dideportasi. Pemulangan ini bisa membatu polisi untuk menelusuri indikasi pelanggaran yang dilakukan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) dan biro travel yang memberangkatkan mereka.
“ Karena ini wilayahnya polisi, jadi yang melakukan penelusuran adalah polisi dan nanti bekerjasama dengan Kemenag daerah,” kata Khasan.
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym


5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?