Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin
Dream - Wakil Presiden, KH Ma'ruf Amin, mengatakan jumlah penerima vaksin Covid-19 semakin meningkat setiap hari. Diharapkan dalam satu tahun, bahkan kurang, harapan terciptanya kekebalan komunitas atau herd immunity dapat tercapai.
" Karena itu makin hari makin naik, makin hari makin naik, dan target kita adalah 1 juta per hari. Ini harus dicapai dan ini juga perintah Presiden supaya itu diperoleh," ujar Kiai Ma'ruf, dikutip dari laman Wapres RI.
Kiai Ma'ruf mengakui hingga saat ini masih ada kelompok yang menolak vaksin atau anti-vaksin. Meski demikian, Kiai Ma'ruf menilai kelompok anti-vaksin tampaknya semakin sedikit, apalagi melihat sejumlah pemberitaan mengenai vaksinasi yang sampai mengantre.
" Saya melihat yang anti-vaksin ini ya kayaknya makin hari makin kecil," kata Kiai Ma'ruf.
Dia juga bercerita soal pengalamannya menerima suntikan vaksin. Kondisi kesehatannya baik dan Kiai Ma'ruf tidak mengalami efek samping.
" Karena itu saya mengajak orang yang seusia dengan saya ini (untuk melakukan vaksinasi Covid-19), sekarang malah membeludak," kata dia.
Selanjutnya, Kiai Ma'ruf menjelaskan Pemerintah membutuhkan bantuan dari banyak pihak untuk semakin meningkatkan sosialisasi vaksinasi bagi masyarakat. Salah satunya keterlibatan tokoh agama untuk mengajak umatnya mengikuti vaksinasi.
" Jadi ketika vaksin ini dipertanyakan oleh masyarakat, selain efektivitasnya, kemanjurannya tapi kehalalannya di situ kemudian Majelis Ulama masuk dan menyatakan bahwa itu halal," kata dia.
Selain itu, peran para ulama dibutuhkan. Sehingga diharapkan dalam setiap ceramah, ulama dapat menyampaikan ajakan untuk vaksinasi.
" Para ulama melalui dakwah-dakwahnya, melalui khutbah Jumatnya, maka dilibatkan selain Majelis Ulama, ada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan ormas-ormas yang lain," terang Mahfud.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya