Jessica Beberkan Kasus Kopi Bersianida

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Rabu, 28 September 2016 10:12
Jessica Beberkan Kasus Kopi Bersianida
"Tetap yakin, kalau klien kami tidak bersalah. Jaksa itu harus bisa membuktikan kalau mereka yakin klien kami bersalah," kata Hidayat

Dream - Keterangan terdakwa kasus kopi bersianida, Jessica Kumala Wongso, akan didengarkan di dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu 28 September 2016. Pengacara Jessica, Hidayat Bostam, mengatakan, kliennya tetap merasa tidak bersalah atas kematian Wayan Mirna Salihin.

" Tetap yakin, kalau klien kami tidak bersalah. Jaksa itu harus bisa membuktikan kalau mereka yakin klien kami bersalah," kata Hidayat.

Sebelumnya, sejumlah saksi dan ahli telah dihadirkan di dalam persidangan ini, baik yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum maupun pengacara Jessica. Para ahli yang dihadirkan mulai pakar digital forensik, toksologi, patologo forensik, hukum pidana, psikologi, dan lainnya.

Wajah-wajah asing pun menghiasi persidangan, sebab pengacara Jessica menghadirkan beberapa ahli dari Australia, seperti ahli patologi forensik, Beng Beng Ong; ahli toksikologi forensik, Michael David Robertson; dan ahli patologi forensik, Richard Byron Collins.

1 dari 3 halaman

Yang Akan Disampaikan Jessica

Dan hari ini, keterangan Jessica akan didengar di persidangan. Persidangan ke-26 ini sebenarnya dijadwalkan berlangsung pada pukul 09.00 WIB. Namun hingga pukul 10.00 WIB, persidangan belum juga digelar.

Hidayat mengatakan, untuk menghadapi persidangan kali ini, Jessica tidak melakukan persiapan khusus. Dia juga tak diarahkan oleh tim pengacara.

" Klien kami tidak ada persiapan khusus, biarkan berjalan saja, dan arahan dari kami pun tidak ada," ucap dia.

2 dari 3 halaman

Hukuman Mati Menunggu

Dalam kasus iin, Jessica dijerat dengan Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan Berencana. Hukuman maksimalnya adalah pidana mati.

Jika dinyatakan terbukti bersalah, Jessica bisa mendapat hukuman itu. Meski demikian, bisa saja hakim memberikan hukuman lebih ringan. Dan bahkan bebas jika dinyatakan tidak terbukti bersalah.

3 dari 3 halaman

Vonis Dijatuhkan....

Sidang kali ini merupakan sidang ke-26. Dijadwalkan, sidang kasus kopi bersianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin pada 6 Januari 2016 ini rencananya sudah harus diputus pada akhir Oktober mendatang.

Beri Komentar