Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pengantin Pria Meninggal Usai Gelar Pesta, 30 Warga Terinfeksi Covid-19. (Foto: Shutterstock)
Dream - Seorang pengantin pria yang meninggal usai menggelar pesta pernikahan di Patna, Bihar, India, menyebabkan kurang lebih 30 warga kampung terjangkit Covid-19.
Kabar yang mengejutkan ini tentu saja membuat panik seluruh warga kampung. Masalahnya, hampir seluruh warga kampung hadir di pesta pernikahan tersebut.
Pengantin pria yang berasal dari Paliganj di Patna itu bekerja di Gurgaon yang berada di negara bagian Haryana. Wilayah ini dikenal sebagai zona merah kasus Covid-19.
Sebelum meninggal pada 17 Juni lalu, pengantin pria yang tak disebutkan namanya itu pulang dari Gurgaon pada 15 Juni.
Dengan kendaraan pribadi, dia langsung menuju tempat ritual pernikahan yang digelar di Naubatpur, Patna.
Warga kampung mengatakan, pengantin pria sebenarnya dalam kondisi sakit bahkan ketika ritual pernikahan sedang dilakukan.
Tetapi entah bagaimana mereka mampu menyelesaikan ritual pernikahan itu, dan pengantin pria kembali ke rumah keesokan pagi dengan pengantin wanita.
Malam harinya, sebuah pesta besar diselenggarakan untuk para tamu undangan. Sejumlah besar warga kampung Paliganj menghadiri pesta tersebut.
Keesokan harinya, kondisi pengantin pria memburuk dan dia dilarikan ke pusat kesehatan masyarakat di Paliganj.
Karena kondisinya tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan, dia dipindahkan ke Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran India di Patna.
Namun, pengantin pria itu meninggal dunia tepat ketika kendaraan yang membawanya telah mencapai gerbang rumah sakit.
Setelah kematiannya, anggota keluarga membawa jenazahnya pulang dan langsung mengkremasinya tanpa memberitahu otoritas kesehatan.
Akibatnya pengantin pria itu tidak sempat menjalani tes untuk melihat apakah dia menderita Covid-19 atau tidak.
Sementara itu, beberapa warga kampung segera melaporkan masalah ini kepada pejabat setempat. Mereka memberi tahu tentang bagaimana pengantin pria itu meninggal setelah menggelar pesta pernikahan.
Warga kampung juga mengatakan mempelai pria datang dari Gurgaon di Haryana yang merupakan salah satu negara bagian India yang sangat terdampak Covid-19.
Tim Departemen Kesehatan negara bagian Bihar segera bergegas ke tempat itu dan mengumpulkan sampel dari 125 penduduk kampung yang menghadiri pesta pernikahan.
Setelah melakukan rapid test terhadap mereka, petugas menemukan 15 warga kampung positif Covid-19.
Pada 20 Juni, otoritas kesehatan negara bagian mengumpulkan sampel dari 81 orang dari wilayah yang sama. Di antara mereka, 16 ditemukan positif Covid-19.
“ Mayoritas orang yang dites positif Covid-19 adalah mereka yang menghadiri pesta pernikahan,” kata pejabat kesehatan Dr Ramanujam kepada media pada hari Rabu.
Menurut Ramanujam, pihaknya telah melakukan pemantauan terhadap kasus ini untuk mencegah penularang yang semakin meluas.
Sumber: Gulfnews.com
Dream - Pernikahan Scott Maggs dan Emma Metcalf menjadi ajang penularan virus corona baru, Covid-19. Sebanyak 31 tamu dilaporkan positif terjangkit virus corona, termasuk wanita hamil dan anggota parlemen.
Scott Maggs dan Emma Metcalf mengundang 140 tamu ke pernikahan mereka di Tumbling Waters Retreat, Sydney, Australia, pada 6 Maret 2020. Selama 14 hari sejak hari istimewa itu, muncul 31 kasus corona yang dikaitkan dengan pesta pernikahan itu.
Pasangan itu mengetahui bahwa dua tamu mereka dinyatakan positif Covid-19 ketika mereka sedang berbulan madu di Maladewa.
Di antara orang yang positif terinfeksi virus corona adalah Andre Bragg, senator liberal untuk New South Wales. Ada pula Sally Hawach, putri pemilik perusahaan iklan John Singleton.
Sally saat ini sedang mengandung anak ke tiga. Dia khawatir menularkan penyakit ini kepada anak-anaknya, usia 2 dan 1.
" Anak saya yang berumur satu tahun juga menunjukkan tanda-tanda COVID dan sangat sakit," ucap Hawach dilaporkan The Daily Star.
" Bayi perempuan saya menderita demam tinggi dan saya sangat lelah dengan sesak napas dan detak jantung yang cepat," ucap dia.
" Saya sangat sedih memikirkan kemungkinan telah menginfeksi siapa pun. Saya telah menghubungi semua orang yang telah berhubungan. Tapi tolong jika kamu telah berinteraksi dengan saya sejak 6 Maret atau kamu menunjukkan tanda-tanda sakit. Tolong mengisolasi diri," ucap dia.
Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, mengenalkan kebijakan menjaga jarak sosial.
Protokol baru menyerukan agar semua pertemuan antar orang per oranganan dibatasi. Scott juga telah menutup perbatasan untuk semua non-penduduk Australia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya