Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Rusun Nagrak (Foto: Merdeka.com)
Dream - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menggunakan Rumah Susun (Rusun) Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara sebagai tempat isolasi pasien Covid-19, sebab Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet kini sudah penuh.
Komandan Lapangan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Letkol Laut drg M Arifin mengatakan, paling lambat pada Senin 21 Juni 2021 sore, Rusun Nagrak akan dibuka. Hal ini berdasarkan perintah langsung dari Kepala Satgas Covid-10 untuk membantu pembukaan tempat isolasi mandiri.
" Atas saran Kepala Satgas BNPB, saya diperintahkan langsung ke sini untuk mengoordinir, membantu," kata Arifin.
Dia memastikan sejumlah papan bertuliskan kawasan zona merah telah terpasang sebagai penanda agar tidak ada yang mendekat ke lokasi isolasi mandiri.
Arifin menjelaskan penanda itu untuk meminimalkan potensi kontak antara pasien di lokasi isolasi mandiri (Tower 1-5 Rusun Nagrak) dengan penghuni non-isolasi mandiri (Tower 11-14 Rusun Nagrak) agar terhindar dari potensi penularan Covid-19.
Dia menambahkan lokasi Tower 1-5 juga jauh dari Tower 11-14. Untuk memastikan keamanan, sejumlah petugas gabungan juga dikerahkan untuk mengawasi pasien isolasi mandiri agar tidak melintas ke kawasan berpenghuni.
" Kita sama-sama bekerja, semua sekarang ini bekerja sama lah. Enggak usah melihat dari mana, dari mana, dari mana ya, yang penting kita bekerja sama, sama-sama bekerja mengatasi ini. Gotong royong lah," kata Arifin.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menyiapkan Rusun Nagrak untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Rusun tersebut terletak di Kecamatan Cilincing, Kota Jakarta Utara.
" Kita sudah siapkan Rusun Nagrak untuk bisa digunakan," kata Anies, Senin, 14 Juni 2021.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyebut Rusun Nagrak memiliki lebih dari 2.500 tempat tidur. Tempat tidur itu bisa menampung pasien Covid-19 jika Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat penuh.
" Di sana ada lebih dari 2.500 tempat tidur yang bisa dipakai. Saat ini kita masih menggunakan fasilitas di Wisma Atlet," ujar dia.
Sementara itu, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 telah menyerahkan bantuan berupa 500 unit velbed untuk fasilitas isolasi di Rusun Nagrak. Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Ganip Warsito saat meninjau Rusun Nagrak pada Minggu 13 Juni 2021 lalu.
" Kami terus memeriksa dan memantau kesiapan setiap tempat isolasi para pasien Covid-19 guna mengantisipasi lonjakan kasus, khususnya jumlah pasien terkonfirmasi positif, pada kelompok orang tanpa gejala atau OTG yang semakin meningkat," kata Ganip.
Sumber: merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan