Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Umat Muslim Melaksanakan Salat Iduladha 1437 Hijriah Di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (12/9). (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)
Dream - Perayaan salat Idul Adha di Masjid Istiqlal tidak dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK). Jokowi dijadwalkan melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Raya Al-Bantani, Serang, Banten.
" Biasanya bergantian. Nah, kebetulan Pak JK sedang ada tugas kenegaraan di luar negeri. Tetapi, petinggi negara lain hadir," kata Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Senin, 12 September 2016.
Meski tidak dihadiri pemimpin negara, Nasaruddin menyebut Jokowi dan JK terus mengontrol persiapan hingga jalannya Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal.
" Kehadiran fisiknya iya (tidak hadir) tetapi non-fisiknya selalu mengontrol. Bahkan Pak JK selalu mengecek kemari sebelum berangkat ke luar negeri," ucap dia.
Rencananya, kehadiran Jokowi akan diwakilkan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan JK akan diwakilkan oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.
Salat Idul Adha di Masjid Istiqlal rencananya akan dipimpin oleh Wakil Imam Besar Masjid Istiqlal KH Syarifuddin Muhammad. Adapun khotib akan dibacakan oleh Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis.
Dalam perayaan Idul Adha, Masjid Istiqlal menerima sejumlah hewan kurban. Tercatat 25 ekor sapi dan 15 kambing diterima panitia hewan kurban Masjid Istiqlal.
© Dream
Dream - Khutbah Idul Adha yang digelar di Masjid Istiqlal membawa pemahaman baru bagi nilai-nilai berkurban. Khutbah Idul Adha yang dibacakan oleh Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis menyebut berkurban sebagai bentuk salah satu prinsip keberimanan.
" Sikap rela berkorban ini merupakan salah satu prinsip keberimanan yang dimunculkan dari kedalaman spiritualitas demi tujuan tertinggi," kata Cholil, di hadapan ratusan ribu jemaah salah Idul Adha di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin, 12 September 2016.
Menurut dia, rela menyedekahkan sebagian harta dapat memupuk solidaritas kemanusiaan. Dia menyontohkan yang terpenting bukanlah uang yang dibelanjakan, namun bagaimana mendistribusikan sebagaian uang yang dimiliki untuk warga miskin.
Di hari raya Idul Adha, Cholil mengajak, masyarakat Indonesia mengobarkan semangat dan totalitas keprasahan yang diajarkan Nabi Ibrahim.
" Ini menunjukkan ketaatan kepada Allah SWT dan kerelaan untuk berkorban adalah esensi yang melekat dari ibadah kurban," kata dia.
Selain itu, dalam khutbah yang disampaikan, umat Islam di Indonesia perlu meneladani sikap Nabi Ismail. Sebab, kesalehan dan kejujuran Nabi Ismail dapat menjadi prototipe generasi muda Indonesia agar ke depan dapat membawa perubahan.
" Andai saja generasi muda Indonesia mampu meneladani Ismail allaihi salam, tentu bangsa ini akan bergerak ke arah yang lebih maju," ucap dia.
© Dream
Dream - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyerahkan sapi milik Presiden Joko Widodo kepada panitia kurban Masjid Istiqlal. Usai penyerahan Amran berpesan, sapi kurban tersebut mengandung nilai filosofis mengenai rasa persaudaraan antarmasyarakat.
" Dengan berkurban, kita menjaga dan memupuk nilai-nilai persaudaraan," kata Amran, di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin, 12 September 2016.
Selain menyampaikan nilai filosofis berkurban, Amran juga bangga dengan sapi yang disumbangkan Jokowi. Sebab, sapi milik Jokowi merupakan sapi lokal yang berbobot 1,5 ton.
" Membuktikan Indonesia mampu melahirkan sapi-sapi yang bobotnya tak kalah dengan negara lain," ucap dia.
Senada dengan Amran, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, berharap sapi-sapi lokal dapat terdistribusi menjadi hewan korban untuk seluruh wilayah Indonesia.
" Mudah-mudahan suatu saat nanti, entah 10 tahun mendatanh, seluruh sapi yang kita kurbankan seluruhnya dari Indonesia," ucap Sofyan.
Sofyan yang mewakilkan penyerahan sapi berbobot 1,3 ton milik Jusuf Kalla, berharap, kurban tersebut dapat tersalurkan bagi yang berhak.
Panitia Hewan Kurban Masjid Istiqlal rencananya akan menstribusikan hewan dan potongan daging kurban ke sejumlah titik di wilayah Jakarta. Masjid Istiqlal menyerahkan hewan dan potongan daging kurban tersebut melalui bantuan masjid-masjid.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya