7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Peresmian Pusat Vaksin 3-in-1 (Istimewa)
Dream - Kementerian Kesehatan terus berupaya mempercepat pelaksanaan program vaksinasi nasional. Melalui kerja sama melibatkan pihak swasta, Kemenkes menghadirkan sejumlah fasilitas untuk memudahkan masyarakat mengakses vaksin.
Kali ini, Kemenkes melanjutkan kerja sama dengan Grab dan Good Doctor menghadirkan Pusat Layanan Vaksin 3-in-1 di Provinsi Banten. Fasilitas yang tersedia di ICE BSD Hall 10 Tangerang ini memberikan layanan drive thru mobil, motor serta walk-in sekaligus.
Pusat Vaksin ini menggunakan pendekatan yang mengedepankan teknologi yang memberikan kenyamanan lebih bagi penerima vaksin, terutama para lansia. Proses pra-registrasi, penjadwalan, dan pengelolaan data vaksinasi memanfaatkan infrastruktur digital dan teknologi GrabHealth powered by Good Doctor yang bermitra dengan pemerintah untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi yang efisien.
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, mengatakan 10 persen populasi Indonesia merupakan lansia dan lebih dari 50 persen orang yang meninggal karena Covid-19 berusia lebih dari 60 tahun. Sehingga, kata dia, memberikan perlindungan kepada mereka yang rentan terpapar dengan virus ini menjadi prioritas.
" Kami mengapresiasi Grab dan Good Doctor atas komitmen berkelanjutan mereka untuk mendukung Program Vaksinasi Nasional melalui Grab Vaccine Center, pusat vaksin dengan pendekatan 3-in-1 yang dipelopori oleh Grab dan Good Doctor menawarkan kemudahan dan efisiensi sistem vaksinasi yang aman dan cepat," ujar Budi melalui keterangan tertulis.
Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, mengatakan riset dan inovasi memainkan peranan penting dalam mengatasi pandemi global. Dia mengatakan percepatan inovasi melalui kolaborasi antar sektor sangat penting untuk menekan penyebaran virus di Indonesia.
" Grab Vaccine Center yang didirikan oleh Grab dan Good Doctor merupakan kombinasi yang solid dari inovasi, penggunaan teknologi berbasis data, dan keunggulan operasional," kata Bambang.
Selanjutnya, dia mengatakan mengorganisir pelaksanaan program vaksinasi merupakan tugas besar yang membutuhkan perencanaan dan rancangan yang komprehensif. " Serta pengelolaan yang cermat, dan Grab dan Good Doctor mampu mewujudkannya lewat inovasi dan pendekatan teknologi," ucap Bambang.
Fasilitas ini akan beroperasi pada 13-14 Maret 2021 untuk gelombang pertama dan 10-11 April 2021 untuk gelombang kedua. Layanan ini menargetkan sebanyak 5.000 lansia dan pekerja publik mendapatkan vaksinasi, termasuk pengemudi angkutan massal serta mitra pengemudi dan pengantaran Grab.
Dalam dua hari pelaksanaan, Grab didukung oleh ICE BSD sebagai official venue partner yang menyediakan lokasi yang luas. Danone Indonesia turut mendukung program vaksinasi ini melalui merek air mineralnya, AQUA, sebagai official hydration drops partner.
Vaksin disediakan oleh Kementerian Kesehatan untuk lansia dan pekerja publik di sektor transportasi yang memenuhi syarat Program Vaksinasi Nasional Tahap 2. Kelompok lansia di Provinsi Banten ingin mengikuti vaksinasi di Grab Vaccine Center harus mendaftar dengan mengisi formulir daring yang tersedia di GrabHealth powered by Good Doctor. Informasi jadwal vaksinasi akan tersedia setelah pendaftaran dikonfirmasi.
" Sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dalam pendistribusian vaksin Covid-19 dapat mempercepat pencapaian kekebalan kelompok terhadap virus corona di tanah air dan memacu produktivitas sosial dan ekonomi di masa depan," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Al Muktabar.
President of Grab Indonesia, Ridzi Kramadibrata, mengatakan masih banyak tantangan yang dihadapi setelah vaksin tersedia. Tantangan tersebut yaitu melakukan vaksinasi kepada penduduk dalam jumlah besar.
" Kombinasi layanan vaksinasi Drive-Thru dan Walk-In menawarkan proses vaksinasi yang lebih cepat dan waktu menunggu yang lebih singkat guna mendukung agenda nasional untuk melakukan vaksinasi Covid-19 secara massal," kata dia.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?