Perputaran Bumi Melambat, Satu Hari Akan Lebih Panjang

Reporter : Sandy Mahaputra
Kamis, 8 Januari 2015 07:02
Perputaran Bumi Melambat, Satu Hari Akan Lebih Panjang
Menurut ahli waktu, pada 2015 akan terjadi "leap second" untuk mengimbangi perputaran Bumi yang lambat.

Dream - Di tahun ini akan terjadi leap second atau penambahan waktu satu detik pada hari tertentu akibat Bumi berputar lebih lambat. Leap second dikhawatirkan memicu malapetaka di dunia internet.

Menurut ahli waktu, pada 2015 akan terjadi leap second untuk mengimbangi perputaran Bumi yang lambat.

Penyesuaian tersebut akan dilakukan tengah hari tanggal 30 Juni nanti oleh International Earth Rotation Service di Paris.

Menurut penjaga waktu di Paris tersebut, tambahan satu detik itu dibutuhkan karena rotasi Bumi secara bertahap akan melambat menjadi sekitar 2/1000 detik per hari.

Leap second terakhir terjadi pada 2012 lalu di mana situs-situs seperti Mozilla, Reddit, Linkedln dan lainnya mengalami crash.

Nick Stamatakos dari Observatorium Angkatan Laut Amerika mengatakan dengan leap second itu maka hari pada tanggal 30 Juni nanti akan memiliki 86.401 detik, bukan 86.400 detik.

" Panjang hari di Bumi akan mengalami penambahan satu detik."

Google telah mengembangkan teknik untuk mengatasi hal itu dengan secara bertahap menambah milidetik untuk sistem jam mereka sebelum leap second resmi datang.

Leap second pertama dilakukan tahun 1972, sebelum internet mengalami kemajuan seperti sekarang. Tahun ini adalah leap second yang ke-26 dalam sejarah penyesuaian waktu ini.

Amerika ingin menghapuskan leap second karena menurut klaim mereka penambahan satu detik ini mengganggu sistem navigasi dan komunikasi, terutama transaksi bisnis yang bergantung pada jam.

Namun Inggris menentang penghapusan leap second karena bisa mengakhiri Greenwich Mean Time yang sudah menjadi standar waktu sejak 1847.

(Sumber: Mirror.co.uk)

Beri Komentar