Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Video Kampanye Negatif Yang Tersebar Melalui Media Sosial (Foto: Twitter/@habibthink)
Dream - Direktorat Kriminal Khusus Polres Karawang mengamankan tiga wanita yang diduga menyebarkan kampanye negatif terhadap pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) dan Ma`ruf Amin, Minggu 24 Februari 2019, pukul 23.30 WIB.
" Diamankan tiga orang perempuan di Polres Karawang yang viral di medsos terkait ujaran kebencian terhadap paslon nomor 01," tulis Humas Polres Karawang, Senin 25 Februari 2019.
Tiga perempuan yang diamankan tersebut berinisial ES, IP, dan CW. Dua terduga pelaku, ES dan IP, berasal dari Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Karawang. Sementara, CW berdomisili di Perumnas Bumi Telukjambe, Kabupaten Karawang. Polisi juga menyita tiga ponsel milik tiga wanita itu.
Dalam video yang beredar di media sosial, tiga wanita itu diduga datang ke rumah-rumah warga untuk menyebarkan kampanye negatif yang menyerang Paslon 01. Video itu itu lantas diunggah CW ke Twitter pribadinya. Saat ini, akun Twitter milik CW telah dikunci.
Dengan berbahasa Sunda, tiga perempuan itu menyebut segala `risiko` seandainya Jokowi dan Kiai Ma`ruf Amin terpilih.
" Moal aya deui sora azan, moal aya deui nu make tiung, Awewe jeung awewe menang kawin, lalaki jeung lalaki meunang kawin (Suara azan di masjid akan dilarang, tidak ada lagi yang memakai hijab. Perempuan dengan perempuan boleh kawin, pun lelaki dengan lekai," kata seorang perempuan di video tersebut.
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma`ruf, Ace Hasan Syadzily, menduga kampanye model serupa tidak hanya terjadi di Karawang. TKN, kata Ace, rencananya juga akan melaporkan temuan semacam ini ke polisi.
" Kami akan menelusuri siapa yang melakukan kampanye hitam tersebut. Dari mana ibu-ibu ini mendapatkan informasi dengan mengkampanyekan hoaks dan fitnah keji seperti ini," ucap Ace, dikutip dari Merdeka.com.
Ace menilai, kampanye semacam ini jelas berisi fitnah dan kebohongan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya