Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Mobil Serta Truk Pengangkut Bantuan PPPA Daarul Quran Saat Berada Di Lokasi Erupsi Bromo (Dok. Humas PPPA Daarul Quran)
Dream - Kawasan Wisata Gunung Bromo sepi pengunjung. Lantaran erupsi Gunung Bromo beberapa waktu lalu membuat aktivitas masyaraakat seolah tersendak. Laju perputaran ekonomi di kawasan sekitar Bromo seolah berhenti sementara waktu.
Dua sektor yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian, pertanian dan pariwisata, juga ikutan lumpuh.
Petani sekitar yang kebanyakan menanam sayuran terancam tidak mendapat penghasilan. Komoditas sayur seperti kentang, kubis, beberapa jenis bawang yang menjadi produk andalan Kabupaten Probolinggo terancam gagal panen akibet semburan abu vulkanik Gunung Bromo.
Begitu pula jasa penginapan, restoran, toko cinderamata hingga warung makan milik warga. Hari-hari belakangan sepi pengunjung hingga menyebabkan ekonomi turun drastis.
" Bukan turun lagi, tapi anjlok perekonomian di sini. Penurunannya hingga 80 persen, banyak warga yang sampai bingung harus melakukan apa karena lahan rusak," ujar salah satu warga yang tinggal di lereng Gunung Bromo, Sugeng, dalam keterangan tertulis PPPA Daarul Quran, Jumat, 15 Januari 2016.
Lokasi wisata Gunung Bromo yang dulu begitu ramai wisatawan dan aktivitas petani, saat ini benar-benar sepi. Bahkan kini kawasan pemukiman lereng Bromo terlihat seperti daerah mati.
Seluruh bangunan dan tanaman diselimuti abu tebal. Angin segar yang dulu kerap berhembus kini tak ada lagi. Wajah para warga pun tak lagi ceria, berganti dengan raut muka kebingungan.
" Di sini, Dusun Krajan sekitar 70 persen hasil pertanian rusak. Sedangkan di Desa Ngadisari hampir seluruhnya rusak, baik kentang maupun kubis," kata salah satu pembina Kampung Quran Bromo, Sumarjono.
Melihat kondisi ini, PPPA Daarul Quran bersama Klinik Daqu Sehat serta pembina dan warga Kampung Quran Bromo turun tangan. Secara bersama, mereka ingin sedikit meringankan beban warga dengan mengirimkan logistik bantuan berupa sembako.
" Alhamdulillah, tepat 12 Januari lalu, kami mengirimkan sembako untuk warga di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura, Probolinggo, salah satu lokasi yang dekat dengan Gunung Bromo dan mengalami kerusakan parah," kata Kepala Cabang PPPA Daarul Quran Malang, Ivan Mahardhika.
Sebanyak 125 paket sembako serta 2000 masker hasil sedekah masyarakat Indonesia disalurkan PPPA Daarul Quran kepada warga di Dusun Punjul, Jombok, dan Krajan.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Vulkanologi Metigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) Pos Gunung Bromo, Ahmad Subhan mengatakan Gunung Bromo sedang dalam status Siaga.
" Ada kemungkinan meningkat menjadi Awas. Hanya saja kami tidak tahu sampai kapan tetap pada status Siaga," kata Subhan.
Dia lantas memohon doa kepada segenap masyarakat Indonesia agar status Gunung Bromo kembali tenang. Dengan begitu, aktivitas warga dapat berjalan normal kembali meski butuh waktu cukup lama.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya